Hentikan Kebiasaan Mansturbasimu Sekarang Juga! Inilah Manfaatnya



Usaha untuk mencari kepuasan seksual dengan diri sendiri atau tanpa melakukan hubungan seks sesungguhnya (dengan lawan jenis) biasa disebut dengan istilah masturbasi atau onani. Dalam sebuah survey (tidak resmi) disebutkan bahwa sebanyak 85% remaja laki-laki dan 60% remaja perempuan mengaku pernah melakukan masturbasi atau onani.

BACA JUGA : Khusus Wanita, Tips Sesuaikan Warna Lipstik Dengan Pakaian

Sebagian besar pemicu banyak remaja melakukan perbuatan yang masih dianggap taboo dalam kultur Indonesia ini adalah karena semakin mudahnya akses internet saat ini. Sedikit banyak peranan internet atau dunia maya telah memengaruhi gaya hidup masyarakat dunia.

Meskipun masih simpang siur mengenai ada atau tidaknya dampak buruk aktivitas masturbasi/onani bagi kesehatan, Pendapat sebagian pakar kesehatan mengatakan bahwa kegiatan ini tidak berpengaruh cukup serius bagi kesehatan.

Namun tidak sedikit pula pakar lain yang berpendapat bahwa hal itu dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama kesehatan psikologi. Lantas timbul pertanyaan, apa bedanya masturbasi dengan berhubungan seks suami isteri langsung?.

Karena kegiatan masturbasi lebih banyak melibatkan daya imajinasi dan berhubungan dengan psikologi, tentu saja keduanya memiliki perbedaan khusus, meskipun tujuannya sama-sama memperoleh kepuasan atau kesenangan. Kita juga harus menyadari bahwa manusia diciptakan dan dibekali dengan hati serta akal pikiran agar bisa merasa bersalah atau berdosa.

Selain itu kita juga harus selalu ingat bahwa apapun yang sifatnya berlebihan pasti akan berdampak kurang baik pada akhirnya. Untuk semakin memperkuat keyakinan dan pemahaman kita, berikut sebuah studi yang mengungkapkan manfaat tak terduga jika seseorang berhenti masturbasi atau onani:

1. Hormon Testosteron Meningkat

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pria yang tidak masturbasi sama sekali selama lebih dari satu minggu terlihat mengalami peningkatan level hormon testosteron hingga 45%.

2. Meningkatkan Empati

Pria yang tidak masturbasi sama sekali selama seminggu mampu melihat pasangannya sebagai wanita yang lebih cantik dan menarik dari biasanya. Hal ini tentu saja berhubungan langsung dengan masalah psikologi yang masih penuh dengan misteri.

3. Peningkatan Level Energi

Setelah berhenti masturbasi lebih dari satu minggu, para partisipan mengaku merasasakn adanya peningkatan level energi dan kreativitas secara drastis. Dan saat energi tersebut disalurkan untuk hal-hal yang berguna, misalnya belajar atau berbisnis, maka bisa memperoleh hasil yang bagus pada akhirnya.

4. Menjadi Pribadi yang Lebih Produktif

Mereka yang mampu menjauhkan diri dari kebiasaan masturbasi atau onani, dapat lebih fokus dengan pekerjaannya dan lebih produktif dalam segala hal.

5. Pecandu Masturbasi = Pecandu Narkoba

Saat para ilmuan mengamati dan membandingkan hasil scan otak antara pelaku masturbasi dan mereka para pecandu narkoba, ditemukan hasil yangmengejutkan bahwa keduanya tampak memiliki pola yang mirip.

6. Aura Diri Semakin Terpancar (Tampak Lebih Menarik dan Memesona)

Mereka yang telah menghentikan kebiasaan masturbasinya melaporkan bahwa pancaran aura atau daya kharismanya mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Lebih banyak mendapat perhatian dari orang lain, terutama lawan jenis. Jadi jika Anda ingin tampak lebih menarik dan memesona, maka salah satu yang bisa Anda lakukan adalah menghentikan kebiasaan masturbasi/onani sekarang juga.

7. Kemampuan Kognitif Otak Meningkat

Mereka yang telah menghentikan kebiasaan masturbasinya mengaku adanya peningkatan refleks tubuh, daya pikir lebih cepat, konsentrasi, tingkat energi, Selalu optimis, kemampuan empati dan rasa kasih sayang kepada sesama terutama pada pasangan hidup.

Salah satu cara untuk mencegah kebiasaan masturbasi adalah dengan menghindari pemicunya atau melakukan aktivitas tertentu yang lebih bermanfaat. Sebisa mungkin hindari konten-konten visual yang tidak seronok. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi.
Top