Hati-Hati! Satu Kali Anak Dibentak, Triliunan Sel Otaknya Rusak



Menjadi orangtua itu memang tak mudah, karena harus bisa memahami karakter anak. Orangtua yang tak sabaran kepada anak yang lambat merespon atau bisa dikatakan kecerdasan emosionalnya kurang, sering melakukan hal yang fatal. Apakah itu?

Contoh sederhananya adalah membentak anak. Padahal efek dari membentak anak ini sangat berbahaya sekali. Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ella Yulaelawati mewanti-wanti para orangtua untuk tidak terbiasa membentak anak. Saran tersebut juga ditujukan kepada para pendidik di PAUD.

Pasalnya, sekali membentak akan berakibat fatal terhadap perkembangan otak anak.

"Karena PAUD merupakan awal pembentukan karakter anak dan membangun peradaban, karena itu guru PAUD tidak boleh sembarangan," kata Ella di Jakarta, dilansir jpnn.

Baca Juga : Kisah Tragis Dafa, Bocah 6 Tahun yang Tewas Disiksa oleh Ibu Tiri

Ditegaskan, guru PAUD dilarang membentak anak didik, tidak boleh memaksakan anak membaca, tidak mewajibkan seragam, dan anak berkebutuhan khusus harus dilayani.

"Sekali anak usia dini dibentak, maka triliunan sel otaknya rusak. Kalau ingin anak berkembang baik, anak-anak harus dibikin ceria dan jangan melontarkan kata kasar," tandasnya.

Dia menyebutkan, dari 190 ribuan PAUD, yang dikelola Kemendikbud hanya 470 saja.

Selebihnya dikelola oleh masyarakat umum. Itu sebabnya, kualitas guru PAUD susah dipantau.

"Guru PAUD kita kebanyakan pendidikannya SMA. Ini yang sedang kami upayakan standarnya agar memenuhi standar," ucapnya.

Nah, ini adalah pesan yang sangat berharga bagi orangtua. Ingatkan anak dengan cara yang baik, pahami karakternya, agar sebagai orangtua dapat mengarahkan anak sesuai keinginan kita.
loading...
Top