Hanya Gara-gara Menggaruk Tangan, Pengacara Ini Meninggal Dunia Usai Berkebun, Patut Di Waspadai Penyebabnya!

Salah satu kegiatan yang banyak di sukai orang ketika di desa ialah berkebun.


gambar dari google


Hobi berkebun itu juga disukai oleh wanita, seperti wanita yang berasal dari Essex inggris ini. Dilansir dari tribunnews.com wanita berambut pendek ialah seorang pengacara yang juga seorang ibu rumah tangga.

Lucinda Smith, nama wanita itu, sedang asyik berkebun sampai ia sadar ada yang berbeda dari tubuhnya.

Tanpa sengaja, ia tergores sesuatu pada kulitnya saat berkebun, ecara refleks, ia menggaruk goresan tersebut.



Goresan itu tak seberapa, dan tak meninggalkan luka yang parahn namun ia merasakan sakit pada punggung tangannya karena goresan itu.

Jari dan tangannya pun membengkak, dan disusul dengan muntah-muntah, wanita berusia 43 tahun ini akhirnya pergi ke dokter untuk memeriksakan keadaan punggung tangannya.

Sang dokter pun memberinya penahan rasa sakit dan menyuruhnya untuk menemui seorang fisioterapis.
Namun keadaan tubuhnya entah kenapa semakin memburuk.

Dan tiga hari kemudian, ia dirawat di ruang gawat darurat di Rumah Sakit Basildon dari tes darah, ia ternyata ketahuan terkena sepsis.

Lucinda akhirnya diberikan antibiotik melalui pembuluh darah namun malang tak dapat ditolak, dua hari kemudian Lucinda meninggal dunia.

Ternyata, penyebabnya memang goresan saat ia berkebun yang menyebabkan sepsis pada tubuhnya.

Sepsis adalah keadaan dimana tubuh bereaksi pada bakteri asing, datangnya sepsis bermula dari infeksi dari bakteri tersebut.

Dan hal ini seharusnya cepat ditangani sebab, tak main-main, infeksi ini bisa menyebabkan kematian, sama seperti yang Lucinda rasakan.

Gejalanya adalah panas tubuh, bertambah kerasnya detak jantung, rasa sakit yang hebat, merasa tidak nyaman, dan kebingungan.

Bahkan di negara maju seperti di Australia, kasus sepsis telah mengenai 30.000 orang dan menyebabkan 3.000 kematian karenanya, jika terjadi luka dan goresan apa pun pada tubuh, sudah sebaiknya Anda waspada.
loading...
Top