Girls, Kamu yang Sering Bertengkar dengan Ayahmu, Ini Sebuah Renungan Untukmu Sebelum Menyesal Nanti



Menjadi seorang anak, terkadang ada saja ketidakpuasanmu dengan hal-hal yang telah diputuskan oleh orangtuamu. Terutama Ayahmu, padahal dibalik semua itu setiap Ayah ingin anaknya menjadi orang yang baik dan sukses dunia akhirat. Sebobroknya seorang Ayah, dia tidak ingin anaknya mencontoh kelakuan Ayahnya. Mungkin bagi kamu yang masih sering beradu pikiran dan sering berargumen atas ketidakcocokan itu, mestinya kamu pikir-pikir lagi.
Bahwa setelah kamu menikah nanti, ada seseorang yang sangat kehilanganmu.
Meski berat melepaskan, dialah yang setiap malam berdoa untuk kebahagiaanmu.
Seorang Ibu, jelas pasti mendoakanmu tiap waktu. Tapi kamu tidak tahu bahwa Ayah sangat merasa kehilanganmu.
Seberengsek-berengseknya cowok, ketika dia telah menjadi ayah, semua akan berubah. Dialah yang akan selalu merindukanmu tiap saat. Tapi, orang-orang terlalu terfokus pada ibu yang kehilangan anak gadisnya setelah menikah nanti. Bagaimana dengan ayah? Jasanya terlupakan begitu saja?

Ibu yang selalu menemanimu menjadi pembentuk karaktermu. Tapi kamu harus tahu, Ayahmu tak pernah berhenti mencari nafkah untuk penuhi kebutuhanmu



Ibu memang sosok yang paling berpengaruh dalam hidupmu. Bagaimana dia merawatmu dari bayi hingga dewasa. Bagaimana setiap malam ibu menyusuimu dengan harus terjaga tengah malam, dan mengajarimu ini itu. Hingga terbentuklah kamu menjadi pribadi yang sebagaimana orangtuamu harapkan. Peran ibu memang sangat sentral.

Tapi, terlepas dari itu semua, ayahmu juga perlu kamu perhatikan. Kamu tahu bagaimana kerasnya ayah memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga, mencari nafkah hingga larut. Sesampainya di rumah, sementara ibu sudah tidur, ayahlah yang merawatmu, yang tengah malam terbangun karena ngompol, karena haus, karena sakit, dan karena berbagai hal.

Dari kecil, ayahlah lelaki yang bisa mencintaimu tanpa lelah. Dia jugalah yang tak akan pernah menyakiti hatimu



Apakah ada, lelaki yang begitu cinta dan setia di dunia ini kecuali ayah? Tak ada lelaki di dunia ini yang rela mengorbankan segala yang dia punya; waktu, tenaga, hingga harta. Ya, cuma dialah yang bisa melakukan kesetiaan begitu dalam dan tulus. Bahkan, demi anaknya, ayah rela mengorbankan apa saja demi kebahagiaanmu. Menjadi apapun yang kamu mau. Dan, ayahlah yang akan menjadi orang pertama yang ada untukmu ketika ada cowok lain yang menghancurkan hatimu berkeping-keping.

Ayah memang punya caranya sendiri dalam menyampaikan rindu. Karena cowok selalu punya gengsi yang lebih tinggi



Sebagaimana umumnya cowok, ayah tetaplah cowok dengan versi dewasa. Dia tetap memiliki gengsi yang begitu tinggi, meski dengan anak sendiri. Mungkin untuk beberapa kasus, ayah bisa mengirimu SMS atau bahkan memintamu untuk pulang ke rumah ketika dia tak bisa menahan lagi rindunya. Tapi, ayah selalu punya cara untuk menyampaikan rindu. Pernahkah ayahmu bilang, “Mama masak semur jengkol, tempe tepung, dan sambal nih. Weekend pulang nggak, Mbak?”? Kalau pernah, itu berarti ayahmu sedang rindu padamu. Hal yang akan susah ayahmu ucapkan ketika kamu sudah berkeluarga nanti.

Saat kamu menikah dan meninggalkan rumah. Kamu tahu seberapa berat ayahmu melepas?



Pada saatnya, seorang cowok idamanmu melamar dan menikahimu di kemudian hari. Meminta doa dan restu dari kedua orangtuamu. Mungkin ayah tak akan banyak bicara dan berpendapat. Ayah hanya ingin putrinya bahagia. Meski pada akhirnya berat beban kehilangan yang dirasa ayah, serta merta dia tak sanggup menahan kepergianmu bersama suamimu nantinya. Tapi dengan begitu, bukan berarti ayahmu tak akan peduli lagi padamu. Justru, dialah lelaki yang selalu memantau dan mendoakanmu dari jauh.

Baca Juga : Ini Sikap yang Harus Dilakukan Suami Saat Istrinya Selingkuh, Walau Tidak Sampai Berzina

Jadi, sudahkah kamu berterima kasih dan memeluk erat lelaki terhebat dalam hidupmu hari ini? Jangan sia-siakan waktumu, manfaatkanlah dengan selalu bersama kedua orangtuamu, sebelum kamu menikah. Setidaknya, hadirkanlah cinta dan doa tiap waktu untuk mereka.

Top