Dianggap Matre Mau Dinikahi dalam 7 Hari, Ini Pembelaan Rey Utami



Rey Utami belakangan ini kisahnya muncul ke permukaan. Kisah cintanya yang begitu singkat dan bergelimang harta membuatnya jadi perbincangan publik. Hanya dalam waktu 7 hari, dimana hari pertama kenalan di Tinder, hingga akhirnya hari ke 7 ia menikah. Baca disini : Kisah Rey Utami: Hari Pertama Kenalan, Hari ke 2 Dibelikan Mobil, Hari ke 5 Dilamar, Hari ke 7 Nikah.

Rey mengaku tidak terlalu mempermasalahkan seperti apa masalalu sang suami, Pablo Putra Benua. Menurut kabar yang beredar, Pablo disebut-sebut sempat terlibat sejumlah kasus hukum di kota kelahirannya, Medan Sumatera Utara.

Lantas seperti apa Rey Utami menanggapi hal tersebut?
"Kalau yang itu, apapun yang diberitakan, kan aku yang alami ya," ujar Rey Utami ketika ditemui usai mengisi acara di kawasan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016), dikutip dari tribunstyle.

"Setiap hari ketemu dia, apa yang diberitakan itu bertolak belakang ya. Orang dia lihat sinetron saja nangis, dia lebih sensitif," sambungnya seraya tersenyum.

Wanita berusia 29 tahun ini juga tidak mau ambil pusing, soal masa lalu suami yang bercerai karena selingkuh dengan wanita lain.



"Semua orang punya masa lalu, nggak ada manusia yang sempurna, kita berangkat sama-sama pernah gagal, kita mau bentuk keluarga baru," kata Rey Utami.

Karena kisah singkatnya yang bertabur miliaran harta itu, Rey dicap matre oleh sejumlah netizen. Rey pun langsung menjelaskan alasan dirinya mau menikah dengan pria yang dikenal dalam kurun waktu sekitar tujuh hari lewat aplikasi mencari jodoh.

"Pasti saya dibilang cewek matre, tapi saya mau nikah bukan karena jam tangan dan mobil, tapi karena berhasil meyakinkan saya kalau dia sayang," ujar Rey ketika ditemui di kawasan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016) malam.

Rey Utami menuturkan, bahkan pada hari keempat kenal, Pablo Putra Benua langsung mengajak menikah. Rey yang sempat ragu menikah waktu dekat, akhirnya berusaha untuk menguji keseriusan cinta Pablo.

Baca Juga : Meski Hanya Dibayar Beras, Guru ini Tetap Berjuang Untuk Mendidik Siswa-Siswinya

"Gue cari cara untuk tes niatan itu, terus bilang ke dia, 'kan belum ketemu orangtua aku'. Akhirnya langsung ke Bogor ketemu. Terus dia hari itu juga beliin tiket untuk terbangin orangtua dari Medan ke sini, dan ibu bapaknya kaget," katanya.

Tidak hanya itu, keseriusan Pablo Putra Benua juga ditunjukkan melalui memperdalam ilmu agama dan pindah agama menjadi muslim.

"Saya juga bilang, 'kita susah nikah'. Dia Katholik, saya muslim dan orangtua kan penginnya seiman. Saya kira dia akan mundur, tapi dia langsung ke MUI Depok dan baca 2 kalimat syahadat," tandasnya.

Semoga keluarga mereka langgeng ya!
loading...
Top