Dengan Tangan Kosong, Kepala Desa Ini Buat Polisi Bonyok, Begini Kronologisnya


Kepala Desa Kesongo Achmad Adro'i 47 tahun irit bicara di Polres Salatiga, Senin 10 Oktober 2016. Ia dan tiga temannya menganiaya polisi hingga babak belur.

Di hadapan Kapolres Salatiga, AKBP Happy Perdana Yudianto, Achmad menyesal telah mengeroyok satu anggota Polsek Argomulyo di Kafe Sakura, Sarirejo, bekas Lokalisasi Sembir, Salatiga, Kamis 6 Oktober 2016 malam. Korban luka parah di kepala.

BACA JUGA : Seorang Guru Ngaji Sodomi Santrinya Sampai Santri Tak Berani Pulang ke Pesantren

"Saya menyesal atas perbuatan yang telah lakukan bersama ketiga teman itu. Tidak ada unsur apa pun, termasuk dendam terhadap korban. Saya khilaf dan ketika itu sedang mabuk," ungkap Achmad, dilansir dari Newshub.
Pengeroyokan berawal saat dia bersenggolan dengan dua polisi di lokasi, yakni Aditya Rizal 25 tahun, bertugas di Polrestabes Semarang, dan Joko Purwono 27 tahun, bertugas di Polsek Argomulyo.

Saat pengeroyokan berlangsung, Aditya melarikan diri dan kemudian melapor ke Polsek Sidorejo, Salatiga.

Sempat terjadi adu mulut dan di saat itu pula, kata Achmad, dia memanggil rekan-rekannya. Lalu terjadilah pengeroyokan itu.
Top