BPOM Uji Permen Jari Yang Mengandung Narkoba, Orang Tua Wajib Mewaspadai

Direktur Pengawasan Makanan BPOM RI, Tety H Sihombing, membenarkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan uji laboratorium terhadap permen jari.



BPOM juga sudah menghubungi orangtua dari anak yang disebut tertidur selama dua hari sehabis mengunyah permen jari. Sayang, nomor tersebut tidak bisa dihubungi.

"Kami dapat info dari Tangerang, Serang. Infonya juga info dari Dinas Kesehatan Puskesmas, yang katanya ada anak tertidur berjam-jam karena makan permen jari. Kita coba konfirmasi untuk mengetahui kejadian persisnya tapi kami tidak bisa mendapatkan data sebaik-baiknya ke orangtuanya langsung karena tidak bisa dihubungi," kata Tety saat dihubungi Liputan6.com pada Senin (10/10/2016).

Sebagai bentuk antisipasi dan ingin melihat apakah permen jari tersebut benar-benar mengandung narkoba sehingga bisa membuat anak yang memakannya tertidur, BPOM pun langsung melakukan uji lab, termasuk seluruh Balai POM di Indonesia.

"Setiap ada permen yang sama langsung dicek, ada narkobanya atau tidak," kata Tety.

Dilansir dari liputan6.com Menurut Tety, permen jari tersebut telah terdaftar resmi di BPOM. Apabila kita mengecek di situs resmi BPOM lalu memasukkan nomor ML dari produk tersebut, maka akan keluar hasilnya bahwa permen jari benar-benar terdaftar secara resmi.



"Masuknya sekitar tahun ini, di bulan Februari," kata Tety.

"Kelihatannya, teman-teman dari Balai yang sudah memeriksa permen jari dan produk sejenis yang beredar di sana, tidak ada konfirmasi mengenai kejadian yang mirip. Sudah kita periksa," kata Tety.

Dari hasil pengecekkan situs resmi permen jari, tertulis bahwa permen jari adalah produk makanan yang aman untuk dikonsumsi semua kalangan dan telah terdaftar di BPOM. Di situs juga itu tertulis, permen jari menggandeng Girlband ICON sebagai brand ambassador.

"Waktu pendaftaran produk, kita meminta sertifikat analisa. Persyaratan untuk permen sudah ditentukan juga. Kalau lolos, kita kasih izin edar," kata Tety.



"Yang jelas untuk saat ini, permen jari tersebut masih diuji lab untuk mengecek ada narkobanya atau tidak. Kita juga ambil sampel di beberapa tempat," kata Tety menegaskan.

Sebelumnya, sejumlah orangtua melaporkan keanehan anaknya setelah mengonsumsi permen jari. Mereka menuturkan, permen jari ini membuat anaknya tertidur pulas hingga dua hari. Dan bila tidak mengonsumsi permen jari ini, anak-anak mengeluhkan pusing dan nyeri ulu hati. 
Top