Awas! Bedak Bayi J*hnson & Johns*n Dapat Picu Kanker, Benar Gak ya??

Bayi harus medapat perlakuan istimewa terutama perawatan tubuh. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal buruk pada kulit, tulang dan organ-organ lain yang masih sangat rentan.



BACA JUGA: Berdasarkan "Revolusi", Mahasiswa Makassar Bakar 6 Motor Patroli Polisi

Dalam memilih perawatan bayi, sepertinya kita harus-pilih-pilih. Karena ada sebuah merk yang cukup terkenal diduga dapat memicu kanker.

Dikutip Wajibbaca dari Indozone, Seorang perempuan telah diberikan uang ganti rugi hampir satu triliun atau Rp914 Miliar. Denda tersebut diputuskan hakim setelah bedak bayi dengan merek J*hnson & J*hnson dianggap dapat menimbulkan penyakit kanker pada dirinya. Seperti dilansir dari laman Okezone.

Pada 2012, perempuan bernama Deborah Giannecchini dari Modesto, California divonis menderita kanker ovarium. Ia menuding produsen bedak Johnson & Johnson telah berbuat kelalaian dalam memproduksi dan memasarkan produknya. "Kami sangat senang juri memberikan keputusan yang benar," ujar pengacara Giannecchini, Jim Onder, sebagaimana dilansir Sky News, Jumat (28/10/2016).

"Keputusan hakim sekali lagi menegaskan kembali perlunya J*hnson & J*hnson untuk memperingatkan kepada masyarakat terhadap risiko kanker ovarium yang dihasilkan produk mereka," tegas Onder.

Kasus ini banyak menimbulkan kekhawatiran untuk dampak dari pengguna bedak tersebut. Walaupun begitu, sejumlah penelitian mengatakan bahwa tidak ada kaitan antara kanker ovarium dan bedak bayi. Pihak perusahaan juga menegaskan jika produk mereka aman untuk digunakan.

Namun, penelitian lain mengindikasikan bahwa perempuan jika terus menerus menggunakan bedak diarea genital, akan bersiko 40% untuk terkena kanker ovarium. Oleh karena itu, bukan karena bedaknya yang membuat seorang wanita terkena kanker, tapi karena kebiasaan mereka sendiri yang memicunya.
loading...
Top