4 Pertanyaan Ini Harus Bisa Anda Jawab Sebelum Memikirkan Jodoh


Ketika masa-masa galau datang menghampiri terkait jodoh. Seperti apa pasangan yang ideal, yang seolah akan hadir menjadi solusi dari semua masalah dan akan menyempurnakan hidup Anda. Namun, yang lebih penting sebelum Anda mencari hubungan cinta yang sempurna, sebaiknya jawab dulu 4 pertanyaan ini.

1. Jika seandainya Anda menjadi orang lain, apakah Anda sendiri bersedia hidup dengan Anda? 

Sebelum kita membina hubungan yang sukses dengan orang lain, kita harus merasa nyaman dengan diri kita terlebih dahulu. Kita tidak harus menjadi seseorang yang sempurna, tapi nyaman dengan ketidaksempurnaan kita. Untuk itu, kita harus mengenali diri kita sendiri dulu, luar dalam. Apa sih, yang kita mau, perlu, dan percayai.

2. Sudahkah belajar dari pengalaman? 

Sebaiknya, jangan ulangi kesalahan yang pernah kita lakukan dari hubungan cinta yang sebelumnya. Hubungan kita yang sudah-sudah sesungguhnya bukanlah kegagalan, mereka adalah bagian dari proses belajar kita untuk memahami apa yang menjadi keinginan, kebutuhan, nilai, dan keyakinan kita. Jika akhirnya putus, jujurlah pada diri sendiri, kenapa itu terjadi dan hindari polanya.

BACA JUGA : 4 Hal yang Harus Anda Perbaiki Sebelum Menemukan Jodoh

3. Pernahkah Anda berusaha mengubah pasangan? 

Pahami bahwa satu-satunya orang yang bisa Anda ubah adalah diri Anda sendiri. Orang akan tumbuh dan berevolusi bersama hanya jika mereka saling menerima diri apa adanya. Salah satu kesalahan fatal dalam hubungan adalah ketika kita berusaha untuk mengubah pasangan. Kita bisa saja menyampaikan tentang perilaku pasangan yang membuat kita tidak nyaman, tapi pilihan untuk berubah sepenuhnya ada di tangan dirinya sendiri. Dengan mengatakan, “Jika kamu mencintaiku, kamu harus...” hanyalah akan menjadi hubungan yang manipulatif.

4. Bagaimana cara Anda berkomunikasi? 

Apakah sudah cukup komunikatif? Semua teori psikologi akan mengatakan bahwa tip paling fundamental dan paling kuat dalam hubungan cinta adalah komunikasi. Coba ingat-ingat lagi, apakah Anda sudah terbuka dalam menyampaikan apa yang menjadi keinginan, harapan, nilai, dan keyakinan dengan pasangan? Dan, apakah Anda sendiri terbuka dalam mendengarkan apa yang menjadi harapan pasangan, tanpa menghakimi? Percayalah, segala konflik –seberat apa pun itu- akan bisa diselesaikan dengan komunikasi.
Top