Toleransi Begitu Kental, Warga Musllim Disini Ikut Bangun Gereja

Salah satu factor yang membuat suatu pemukiman rukun adalah toleransi beragama satu sama lain. seperti pada penduduk desa ini, yang memiliki rasa toleransi begitu kuat.



BACA JUGA: Dibantu Relawan Jokowi, Kini Amat Bisa Rasakan Tidur Di Ranjang

Dikutip wajibbaca dari Indozone, Penduduk Desa Khalsabad, Kota Gojra, Provinsi Punjab, Pakistan, sedang bahu-membahu membangun sebuah gereja. Upaya itu malah didominasi oleh warga muslim yang begitu giat membangunnya. Selain ikut kerja bakti bersama penganut Kristen, umat muslim di Khalsabad sekaligus menggalang dana.

BBC melaporkan, sedikitnya 143 orang warga muslim sudah mendonasikan uangnya untuk pendirian gereja. Sementara pemeluk Kristen di desa itu hanya 70 orang. Dilawar Hussain, penjaga toko yang beragama Islam, mengaku tak keberatan menyumbangkan uang untuk pembangunan gereja. "Bangunan ini sama-sama rumah Allah," ujarnya.

Warga lain, Muhammad Asif, ikut bekerja menyusun pondasi gereja serta melapis bata. Membantu tetangga baginya merupakan perintah agama. "Kami punya masjid, tapi tetangga Kristen kami selama beberapa waktu tidak punya tempat. Mereka berhak beribadah di gereja," kata Asif.

Romo Aftab James Paul, asisten uskup yang membawahi paroki 56 gereja termasuk di Khalsabad, merasa terharu melihat kerja sama warga muslim-kristen. "Beginilah seharusnya manusia hidup, saling bantu membantu," ujarnya.

Dikutip dari Daily Pakistan, gereja di Khalsabad hancur tahun lalu akibat terjangan banjir. Umat Kristen awalnya beribadah di rumah masing-masing.

Dua bulan lalu, perwakilan umat Islam justru aktif menawari pendirian gereja baru agar warga Kristen bisa beribadah lebih khusyuk. Romo Paul berharap tindakan warga Gojra bisa menghapus citra Pakistan yang buruk soal toleransi beragama. "Kami berterima kasih atas ungkapan kasih sayang dari saudara-saudara muslim," kata Paul.



Seperti yang kita tau, Negara Pakistan termasuk Negara yang sering mengalami konflik antar agama. Serangan terror dari kelompok militant sering terjadi, bahkan di tahun 2009, terjadi penyerangan massal terhadap penganut kristiani di Goira. 4 gereja dibakar dan 10 orang tewas dibunuh.

Penganut Kristen berjumlah tiga persen dari total populasi Pakistan sebanyak 180 juta jiwa. Mayoritas adalah penganut Protestan, disusul kemudian Katolik. Tapi kejadian diatas, seolah membuktikan bahwa mereka sudah rukun kembali.
loading...
Top