Tanpa Harus Tes DNA, Kita Sudah Bisa Buktikan Apakah Mario Teguh Ayah Kandung Kiswinar! Sudah Jelas...

Sudah dengar kisah mengenai Ario Kiswinar yang ‘mengaku’ sebagai anak dari motivator kondang Mario Teguh? Pertikaian mereka memang berlangsung sengit hingga saat ini.



BACA JUGA: Yuk! Lihat Kemewahan Pasangan di Turki Merayakan Pernikahan

Demi membuktikan apakah Ario benar-benar anak kandung Mario Teguh, ia rela melakukan tes DNA dari keduanya. Padahal, tanpa melakukan tes DNA pun, kita bisa mengetahuinya dari 4 hal ini yang telah dikutip dar Tribunnews.

1. Menyamakan Golongan Darah

Dengan mengetahui, golongan darah anak dan ibu, kita sedikitnya akan tahu atau menerka, apakah benar dia anak kandung, juga memastikan apakah saya ayah kandung anak atau bukan. Misal, bila golongan darah ayah A dan ibu O maka kemungkinan golongan darah anaknya adalah A dan O saja, jika golongan darah anda B berarti ada kemungkinan si kecil bukan anak kandung mereka.

Namun, beda halnya jika ayah Anda bergolongan darah A dan ibu Anda bergolongan darah B, maka golongan darah anak yang dapat diterima adalah A, B, AB atau juga O. Bila kedua orangtua memiliki golongan darah A dan B ini sangat sulit sekali untuk diidentifikasi, apakah mereka orangtua kandung atau bukan. Solusinya, lakukan tes DNA.

2. Kemiripan raut muka dan lekuk tubuh

Buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya. Ingat, orangtua adalah pewaris genetik, sehingga semua hal yang melekat pada orangtua, termasuk wajah, mimik muka, bentuk hidung, rambut, mata, dan lain-lain akan diturunkan pada si kecil.

Ketidakmiripan penampilan fisik bisa menjadi bahan kecurigaan, apakah benar saya adalah ayah kandung dari anak yang bersangkutan.

3. Kemiripan karakter

Walaupun sulit, tapi tes ini cukup akurat loh!. Keduanya mewariskan beberapa karakter pada si kecil dalam kandungan, hingga ia lahir dan dibesarkan.

4. Ikatan batin

Aliran darah dari kedua orangtua turut mengalir pada anak, sehingga berbuah ikatan batin yang kuat. Meski agak sulit dibuktikan, tapi berdasarkan pengalaman, pernyataan ini ada benarnya.

Bukankah saat bertemu dengan anak setelah berpisah lama, akan terjadi sebuah naluri yang sangat kuat? Begitu juga ketika ada sesuatu pada anak, orangtua kadang ikut merasakannya.

Nah.. jika dilihat dari 4 segi di atas, apakah menurutmu Ario memang benar-benar anak kandung Mario? Bagaimana menurutmu?
Top