Tak Ada Bahu Tuk Bersandar, Masih Ada Tempat Tuk Bersujud, Tuhan Maha Tahu Apa Yang Membuatmu Bahagia

Pada dasarnya, setiap orang selalu punya jalan hidup masing-masing. Ada beberapa yang memiliki jalan hidup mulus, baik-baik saja dan kelihatan bahagia. Tapi, ada beberapa lagi yang terlihat hidupnya sangat berat, penuh cobaan dan tak pernah bahagia. Kita semua tak pernah tahu apakah mereka benar-benar bahagia, mereka pura-pura bahagia atau mereka sebenarnya bahagia tapi mereka tak bisa mensyukuri kebahagiaan yang mereka punya.



Kita semua tahu jika semua orang sebenarnya memiliki masalah dalam hidupnya.Dilansir dari vemale.com sementara masalah itu, ia selalu punya porsi sesuai dengan kemampuan yang ia punya dari Tuhan. Bagi yang selalu bersyukur, masalah besar justru akan ditaklukannya dengan mudah. Tapi, bagi mereka yang seringkali mengeluh, bisa saja masalah yang sangat ringan akan terasa sangat berat, melelahkan dan membuat putus asa. Ketika sebuah masalah mendatangi kita, yakin saja bahwa kita bisa melewati setiap masalah tersebut, kita pasti bisa melewati. Meskipun kita harus melewatinya sendiri, selama kita kuat dan yakin bisa melewati, masalah besar sekalipun sebenarnya tak akan jadi rintangan bagi kita untuk gapai bahagia. Seorang sahabat pernah mengatakan kepada saya,

"Ketika kamu dihadapkan pada masalah besar, katakan pada masalah tersebut bahwa kamu punya Tuhan yang Maha Besar. Jangan sampai, kamu mengatakan pada Tuhan bahwa kamu punya masalah yang besar." 

 

Tuhan Maha Tahu Apa Yang Membuatmu Bahagia


Kita harus percaya bahwa Tuhan tak akan pernah meninggalkan kita sendirian. Meski dalam kenyataannya tak pernah ada teman, sahabat juga kekasih yang siap menjadi sandaran kala hati sedih, terluka dan masalah menghampiri dengan seenaknya. Kita harus percaya bahwa masih ada tempat untuk lebih sering bersujud dan meminta yang terbaik dariNya.

Tuhan Maha Tahu akan apa yang membuatmu bahagia. Tuhan, juga Maha Tahu tentang apa yang terbaik untukmu. Mungkin, saat ini Ia telah membuatmu merasa kecewa, terluka dan menderita karena Ia tahu kamu akan lebih bahagia setelah ini. Ia juga sedang menunjukkan yang terbaik padamu dan kamu harus yakin bahwa apa yang telah digariskan untukmu adalah yang membuatmu bahagia. Kita hanya harus percaya, Tuhan tak akan membuat kita merasa kecewa dan terluka dalam waktu yang lama. Kita, hanya perlu lebih bersyukur dan menerima segalanya. Melalui rasa syukur, bisa dipastikan bahwa perlahan perasaan yang semula sangat kecewa akan menjadi sangat bahagia.


Kalau Pun Belum Ada Bahu Untuk Bersandar, Setidaknya Masih Selalu Ada Tempat Untuk Bersujud


Dalam keterpurukan yang mendalam dan kesedihan yang menyesakkan dada sementara tak ada bahu untuk bersandar atau sekedar mencurahkan air mata, kita tak perlu khawatir akan hal itu. Selain bahu untuk bersandar, masih ada tempat yang lebih indah untuk berkeluh kesah dan mencurahkan segalanya. Ingat, masih ada tempat untuk selalu bersujud dan meminta yang terbaik dariNya.

Ia adalah sebaik-baik tempat untuk bercerita, mengungkapkan segalanya dan meminta kebahagiaan yang sesungguhnya. Selama kita mau mendekat padaNya, Ia juga akan selalu ada di dekat kita. Pada dasarnya, Ia tak pernah sedetik pun meninggalkan kita. Yang ada, kita yang justru sering kali terlena dengan kefanaan sementara dunia seisinya lantas sering kali meninggalkanNya.

Kalau pun saat ini kamu merasa kamu tak punya tempat untuk menyandarkan kepala dan merasa lebih tenang, ingat lagi bahwa kamu masih punya banyak tempat untuk bersujud, berdoa dan memeluk semesta melaluiNya. Di tempat sujud di keheningan malam, dipastikan kamu akan menemukan kenyamanan luar biasa selama kamu ikhlas melakukannya. Tak perlu dengan bersujud, mendekatkan diri dengaNya dan mengharapkan cinta luar biasa dariNya sebenarnya bisa kamu lakukan sesuai dengan keyakinan masing-masing di dalam dada.
loading...
Top