Setelah Ditelusuri Tentang Pakaian Dalam Para Pasien AA GAtoto Di Dalam Berangkas Ternyata..

Rumah mewah milik Gatot Brajamusti alias Aa Gatot diduga kerap menjadi tempat pesta narkoba


Sumber gambar kabar24h
Hal itu diduga terlihat dari sejumlah barang bukti yang telah ditemukan di kediaman Aa Gatot dan istrinya, Dewi Aminah.

Ada indikasi ke sana. Perlu penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan itu, kata Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Tubagus Ade Hidayat saat ditemui di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat seperti dikutip dari inilah.us, Seperti yang diberitakan kabar24h.com pada Senin (29/8).

Meski demikian Tubagus menolak untuk membeberkan nama-nama artis yang diduga pernah terlibat dalam pesta narkotik di kediaman Aa Gatot karena pihaknya masih berusaha mengumpulkan barang bukti.

Kalau narkotik penanganannya khusus. Tak bisa serta merta menyebut nama. Kalau memang terbukti, ya kami proses, tutur Tubagus.

Aa Gatot ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana narkotik di sebuah hotel di Kota Mataram, Lombok, kemarin malam.

Guru spiritual yang banyak berkecimpung di dunia selebritas itu ditangkap usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dalam kongres yang digelar maraton 24 hingga 28 Agustus di Hotel Golden Tulis.

Sementara itu Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa urine penyanyi Reza Artamevia terindikasi positif narkoba.

Reza merupakan salah satu dari delapan orang yang tertangkap di kamar hotel di Mataram bersama Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti dan enam orang lainnya.

Iya betul, infonya hasil tes urinenya (Reza) positif, ujar Boy saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2016).
Namun, saat ditangkap, tak ada barang bukti yang melekat pada Reza.

Sementara itu, Boy tidak mengetahui pasti identitas orang lain yang ikut tertangkap bersama Gatot.
Saya tidak hafal siapa saja, kata Boy.

Setelah ditelusuri kebenarannya tentang pakaian dalam para pasien Aa Gatot, ternyata kami mendapatkan berita yang tidak terbukti kabarnya dan belum menemukan kabar yang bisa dipercaya. Mungkin sumber berita hanya untuk mencari sensasi. Dan kami akan terus mencari kebenaran tentang judul tersebut sampai menemukan titik kebenaran.

Sekali lagi kami peringatkan untuk waspada dan tidak tertipu dengan judul, Terima kasih.
loading...
Top