Menjadi Wanita Termuda yang Bergelar Master, Beginilah Kecantikan Medina Saat Berlomba Catur

Salah satu perlombaan yang Dilombakan di PON adalah Catur. Tapi siapa sangka, ada seseorang yang sangat cantik dengan memakai hijab di ajang perlombaan tersebut, siapa dia?



BACA JUGA:  Jadi Buruan Ilmuwan, Ternyata Pria Ini Memiliki Golongan Darah Ke-5, Yaitu Berbentuk...

DIkutip Wajibbaca dari Indozone, Seorang Atlet catur cantik berhijab, Medina Warda Aulia, di PON XIX asal DKI ini ternyata sudah bergelar Woman Grand Master (WGM). Dia mendapat gelar tertinggi catur dunia di umur 16 tahun dua bulan.

Perempuan kelahiran 1994 ini menjadi perempuan termuda di Indonesia yang mendapat gelar tersebut dan memecahkan catatan Irene Kharisma Iskandar yang mendapat WGM di usia 16 tahun tujuh bulan.

"Gelar Women Grand Master dapat waktu 2013 di Turki pas kejuaraan dunia juga, (kejuaraan) catur junior dunia under twenty (20), di situ (usia) 16 tahun mecahin Women Grand Master 16 tahun termuda di Indonesia," ujarnya saat ditemui usai pertandingan, Selasa (20/9).

Medina mengaku ketertarikannya pada catur ketika dia diajari oleh sang ayah. Saat baru tiga bulan belajar catur, Medina langsung ikut pertandingan Kejuaraan DKI di tahun 2006.



Dan, hasilnya dia mendapat gelar juara. Akhirnya, kejuaraan tersebut mengantarkannya ke kejuaraan selanjutnya. "Aku main catur dari tahun 2006, kelas empat SD, tiga bulan main langsung ikut kejuaraan DKI, langsung juara (dan mewakili) kejuaraan daerah buat Kejurnas," terangnya.

Berbagai prestasi sudah ditorehkan di bidang catur. Mahasiswi Universitas Indonesia jurusan Administrasi ini menjadi andalan DKI di ajang PON XVIII Riau lalu. Pada saat itu, dia mendapat dua emas dan satu perak dalam kelas pertandingan beregu. Hebatnya, perempuan yang juga hobi melukis ini berada di peringkat empat dunia untuk atlet di bawah 20 tahun.



Tidak heran jika namanya tercatat sebagai satu-satunya atlet yang mewakili Indonesia untuk training di Austria khusus atlet under twenty (20 tahun) pada 2014 lalu. Sayangnya, di PON Jabar kali ini, Medina harus puas mendapat medali perak setelah disusul oleh Irene yang menempati peringkat teratas dengan 7,5 poin.

Sudah cantik, berhijab, pintar lagi. Semoga saja Medina Bisa mengharumkan nama bangsa di Tingkat Internasional ya.. Terus Semangat Medina.
Top