Mengharukan: Kakek Tua ini Ditipu Pembeli yang Pesan Ratusan Boneka Pokemonya



Sungguh keterlaluan. Itu yang mungkin terlintas di dalam benak anda terlebih dulu, karena mendengar penipu yang beraksi apalagi kepada seorang kakek yang sudah renta. Tapi memang hal ini benar terjadi.

Hal ini pun kemudian menjadi viral di media sosial. Penjual boneka itu diketahui bernama Paman David. Pria dari Kuala Lumpur, Malasya ini menyita perhatian netizen. Paman David berjualan boneka Pokemon untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mengutip informasi dari laman The Local Society dan Viral4real, Senin (26/9), selain itu uang hasil jualan rupanya Paman David gunakan untuk membeli obat. Pria yang usianya tak lagi muda ini diketahui telah didiagnosa menderita kanker.

Baca Juga : Hanya Bajaj ini Sebagai Satu-Satunya Tempat Tinggal Amat dan Ayahnya Selama 12 Tahun

Suatu hari, ada seseorang tak dikenal yang melihat pengalaman mengharukan Paman David dan memutuskan untuk memesan 250 buah boneka Pokemon dari dirinya. Namun pemesan boneka tersebut malah menghilang dan tak membayar boneka Pokemon milik paman David sepeserpun. Meskipun gagal meraup untung, kemalangan paman David berubah menjadi rezeki yang mungkin tak pernah ia sangka sebelumnya. Berawal dari seorang netizen yang mengunggah foto dan kisah yang dialami oleh paman David ke Facebook.

"Tolong bantu paman ini, seorang *rengsek memesan 250 buah boneka Pokemon tapi tak pernah muncul kembali untuk mengambilnya. Sekarang paman David mengalami kesulitan keuangan. Silahkan berbagi dan membantu paman David. Jika kamu ingin membantunya, silahkan mampir ke Bank HSBC di Uptown PJ dan temukan paman yang menjual boneka Pokemon seharga RM 10 atau sekitar Rp 31 ribu," tulis seorang netizen pada caption foto yang ia unggah.

Sejak postingan tersebut ramai dibagikan dan viral di Facebook, banyak netizen yang merespons positif. Seluruh boneka yang paman David jual pun langsung ludes dibeli orang. Bahkan saking lakunya, paman David sampai harus kembali ke supplier untuk mengambil boneka Pokemon lagi.

Nah, berikut video selengkapnya mengenai apa yang dialami oleh paman David:


Top