MasyaAllah, Meski Sedikit, Pesan Gus Dur Tentang Al Qur'an ini Begitu Mendalam



Siapa orang Indonesia yang tidak mengenal Gus Dur selain menjadi Kyai yang disegani, Gus Dur juga pernah menjabat sebagai Presiden RI. Salah satu pesan Gus Dur yang disampaikan kepada putrinya ini sungguh dapat menggugah hati.

PESAN GUS DUR....
Kalau ngaji Qur'an itu yang sungguh-sungguh. Sebab Qur'an itu kalau gak syafaat ya laknat. Pilihannya ya cuma dua itu.

Qur'an itu hurufnya ada 4: ق ر ا ن.

Pertama qaf

Sifatnya qalqalah, artinya guncang.
Setiap orang yang menempuh jalan untuk menjadi ahlul Quran akan di uji Gusti Allah dengan cobaan-cobaan yang menggonjang ganjingkan hidupnya nduk.

Kedua ro'

Sifatnya takrir, artinya mengulang-ngulang.
Meskipun cobaan yang mendera jalanmu kelak akan mengguncang hidupmu, sekali kali jangan kau pernah berhenti nduk, karena Quran itu harus selalu dibaca berulang-ulang meskipun sudah khatam. DERES! Kalau tidak, SERED!

DERES! = Deras, mungkin yang dimaksud Gus Dur adalah rejeki yang barokah akan mengalir deras kalau kita selalu membaca dan mengamalkan isi Al Qur'an.

Kalau tidak, SERED! = Susah Jalan, Lawan Kata Licin. Disini mungkin maksud Gus Dur adalah kalau hidup tidak berpedoman dengan Al Qur'an, rezeki tidak akan lancar.

Ketiga hamzah,

Sifatnya syiddah berarti kuat.
Maksudnya, kamu harus benar-benar kuat menjaga Quranmu dengan membaca dan membacanya lagi dan lagi meskipun hidupmu digonjang ganjingkan masalah yang tak sudah sudah. Sapa ngrumat keramut, sapa ngremeh keremet nduk.

Sapa ngrumat keramut, sapa ngremeh keremet nduk.(Siapa yang merawat [Al Qur'an] akan dirawat [Allah], siapa yang meremehkan [Al Qur'an] akan dihancurkan)

Dan yang terakhir nun,

Sifatnya idzlaq, artinya ringan.
InsyaAllah nduk, kalau kamu kuat dan Sabar atas segala coba yang mengguncang jiwa raga, sembari mengistiqomahkan ngajimu dengan terus menerus nderes Quran mu, hidup matimu akan ringan nduk, seringan mulutmu saat mengucapkan nun.

Dalam bahasa Jawa, 'nun' adalah kata sopan (bahasa jawa halus) yang kita jawab saat dipanggil orang yang lebih tua.

Baca Juga : Bagaimana Seharusnya Posisi Wanita Saat Menjadi Imam?

MasyaAllah, sungguh menginspirasi kita semua. Setelah mengetahui semua hal ini, apa lagi yang kita ragukan untuk tidak membaca dan mengamalkan isi Al Qur'an. Al Qur'an merupakan kitab suci umat Islam, namun penerapanya adalah untuk semua umat.

Note : dalam bahasa jawa, 'nduk' adalah panggilan orangtua atau orang yang lebih tua kepada anak perempuan.
loading...
Top