Mari Teguh Bersedia Temui Dedy Corbuzier Jika ...

Deddy Corbuzier melayangkan beberapa sindiran pedas kepada motivator Mario Teguh saat mengadakan konferensi pers didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, kemarin, Senin 26 September 2016. Pada konpers tersebut, pihak Deddy menegaskan untuk menyelesaikan konflik keluarga yang terjadi akibat pengakuan Ario Kiswinar di dalam talkshow yang dibawakannya.



Pihak Deddy menantang Mario untuk berbicara secara terbuka di media soal Kiswinar dan konflik lainnya yang terlanjur melebar. Namun, pihak Mario menegaskan kembali jika hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Jangan Lewatkan : Sangat Menyentuh, Dedy Corbuzier Siap Membiayai Tes DNA, Mario Teguh Masih Ogah Melakukanya Tidak Relevan Katanya

Seperti yang dilansir dari kapanlagi.com "Ini kan kasus privat, jadi bukan untuk tantangan, perdebatan. Udah kayak duel koboy aja. Ini masalah privat keluarga seseorang," tutur Vidi Galenso Syarief, kuasa hukum Mario Teguh, saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Selasa (27/9).

Tantangan itu diberikan karena Deddy geram dengan somasi yang dilayangkan pihak Mario kepadanya. Vidi menjelaskan bahwa somasi adalah sebuah undangan resmi untuk saling klarifikasi masalah, jadi tidak ada yang salah dengan somasi yang diberikan kepada Deddy, Kumala (adik Mario) dan Kiswinar.

"Kita memang mensomasi dia karena terjadi pelanggaran hukum, di mana masalah privat diumbar ke publik. Isi somasinya mengundang untuk bicara di kantor, datang untuk mengklarifikasi. Kenapa host-nya diundang? Kan acara itu hostnya yang mandu, yang ngomong langsung," jelasnya.



Mario akan menemui Deddy dan memberikan klarifikasi sejelas-jelasnya namun dengan prasyarat yang sudah ditentukan, tertutup oleh media dan publik. "Ini bicara aturannya. Somasi itu langkah hukum, undangan secara patut, secara hukum. Nah, dia harus patut juga, bukan hubungi dengan telepon atau sms. Nggak gitu," tegas Vidi.

Pihaknya juga sekali lagi menegaskan jika Mario tidak akan datang ke acara manapun dan tak akan mengundang siapapun. "Kok acara sih, kalau acara jadinya publik lagi. Nggak bisa dong," tutupnya.
Top