Ketika Senja Menyapa, Aku Dibuat Jatuh Cinta Seketika


Sore hari adalah waktu yang sangat tepat untuk bercerita, mengenang dan bersyukur.
Entah mengapa matahari yang hendak tenggelam di ufuk barat itu begitu mempesonakan setiap orang yang memandangnya.
Ada banyak hal yang dapat kita rasakan kala senja menemani waktu kita bersama.

Ini yang aku bilang ketika menikmati senja, itu adalah perihal tentang keromantisan yang kadarnya melampai malam minggu .

Kita semua jelas mengalami masa kecil kita yang bahagia sebelum mengenal apa itu cinta.
Saat kecil ketika senja menyapa aku berkata kepada teman-temanku . . . ..


"Besok kita main disini lagi diwaktu yang sama !"



Seperti itulah sifat kekanak-kanakan yang pantang pulang sebelum petang.

Seiring berjalanya waktu, dan aku pun tumbuh dewasa dan berpendapat

"senja adalah waktu yang tepat untuk diabadikan"



Tak sedikit mereka menenteng kamera dan memanggul Tripod, menunggu datangnya senja dengan berdoa agar tidak mendung. Mendaki gunung atau menyambangi lautan yang jauh dari keramaian. Mereka berbondong-bondong datang hanya untuk mengabadikan senja dengan segala keindahannya. Bagi mereka yang berprofesi sebagai photographer, senja adalah waktu yang sangat diharapkan.

"senja adalah waktu yang sangat tepat untuk mendapatkan ide yang cemerlang"



Yang menarik dari senja adalah keindahannya, dan di sana kita berbuat apa saja. Bahkan kita kadang tak sengaja dapat merangkai kata-kata indah saat senja itu datang. Bukan kah kenyataannya seperti itu? Dari dulu hingga sekarang, senja tetap menjadi salah satu ide sebuah lirik lagu bagi para musisi. Tidak sedikit lagu yang berkaitan dengan senja adalah lagu-lagu romantis. Seperti misalnya lagu “Kemesraan”. Aku yakin kalian juga pernah membuat sebuah lirik kala senja berlangsung.


"senja adalah waktu yang tepat untuk merenungkan diri" 


Ketika mentari sudah mulai tenggelam, ada banyak hal yang dapat kita lakukan. Salah satunya adalah mengevalusi diri. Senja mengingatkan kita tentang apa yang sudah terjadi selama hari ini, dan apa yang akan kita lakukan esok hari. Senja menjadi waktu yang tepat untuk berharap agar esok kita masih dapat membuka mata dan melihat dunia.


"senja adalah waktu yang selalu dinantikan oleh semua insan didunia"


Pernah aku duduk sendirian dibawah kilauan sinarnya yang menghanyutkan hati, menenggelamkan semua asa bersama mentari kala itu. Senja kenapa kau begitu indah , kamu yang selalu aku tunggu, kau akan menjadi saksi, suatu saat aku akan mengajak seseorang yang spesial menikmatimu dalam diam dan yang berbicara hanya hati kami berdua. Aku akan membuktikan kadar romantisnya duduk berdua dibawah sinarmu yang jingga , melampaui setiap pasangan yang malam mingguan.




Top