KEREN: Kunci Rumah Dengan e-KTP, Ciptaan Siswa SMKN 2 Bandung



Anda tahu Bill Gates yang mempunyai perusahaan raksasa microsoft? Bila anda tidak tahu Bill Gates merupakan salah satu orang terkaya di dunia yang menemukan software microsoft. Nah, kali ini kita bahas satu saja keunikan tentang Bill Gates, yaitu rumahnya. Dikutip dari viva, para tamu yang kerumah Bill Gates dapat merasakan kecanggihan dari rumah Gates ini, dimana setiap tamu dan penghuni diberikan sebuah pin. Pin ini akan bereaksi pada sistem yang memiliki sensor pada setiap ruangan di dalam rumah, sebuah sistem kontrol seperti layar sentuh yang sangat sensitif. Setiap pin memiliki referensinya sendiri, melayani ke setiap individu yang memakainya, termasuk: pemilihan musik, pemilihan cahaya, temperatur, pin ini juga dapat berkomunikasi dengan komputer dan memberitahukan penghuni rumah ada siapa dan di mana.

Tapi ini bukan Bill Gates, jangan berharap banyak. Tapi lebih dari sekedar bayangan kita, siswa-siswi ini SMK ini dapat membuat keamanan kunci rumah dengan e-KTP. Dikutip dari pikiranrakyat, teknologi ini mereka sebut dengan "Kunci Rumahku Pakai E-KTP".

Wildan Pangestu dan Ajizah Fathonah  adalah siwa-siswi SMKN 2 Bandung. Keduanya sama-sama tergabung dalam kegiatan ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah Remaja dan Robotika (KIRR). Karya ini tercipta dari inspirasi kunci kamar hotel yang memakai kartu. Diikutsertakan dalam Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) SMK tingkat nasional 2016, karya ini berhasil masuk 15 besar dengan saingan 500 pendaftar.

Baca Juga : Di China 1 Kantong Plastik Berisi Udara, Laris Dijual dengan Harga 2 Ribu Rupiah

Sederhana, teknologi yang digunakan untuk produk tersebut hanya e-KTP yang terdaftar dalam alat yang dapat digunakan. Alat tersebut dipasang di pintu.  Arduino Uno adalah otak dari teknologi tersebut. Dihubungkan dengan perangkat  lunak open source yang dapat dengan mudah dicari secara bebas. Perangkat lunak itulah yang nantinya membaca nomor yang terekam dalam chip e-KTP. Kunci e-KTP tersebut beroperasi dengan tegangan listrik VDC untuk Arduino Uno 5 volt dan alarm selenoid 12 volt. Menggunakan pula elektrikal selenoid door locker yang kuat, aman serta menggunakan pembaca RFID tyne RC522 dengan frekuensi 13,56 MHz.

Dilengkapi dengan sistem alarm, sehingga akan menyala jika e-KTP yang tidak terdaftar. Namun ada batasan penggunaan e-KTP dalam satu produk, yaitu hanya 20 buah.

"Kami ingin alarm sirine itu terhubung ke petugas keamanan lingkungan rumah sehingga dapat cepat tanggap saat sirine berbunyi," ujar Wildan

Dengan mendekatkan e-KTP ke LCD yang dipasang. Pintu terbuka dan tertutup otomatis setelah dibiarkan selama 5 detik. Cukup mudah kan ?

Kedepannya, Wildan berharap supaya alat itu dapat menghubungkan kunci pintu ke smartphone pemilik rumah. Inovasi lanjutan tersebut masih dalam rancangan.

Ajizah mengatakan, sekitar Rp 1 juta untuk biaya alat sekaligus pemasangannya. Namun ada beberapa yang harus diperbarui seperti daya, karena masih menggunakan baterai berdaya kecil.

Keren ya. Mantab makin sukses ya generasi muda kita. Apakah anda tertarik untuk memiliki kunci rumah ini?
Top