[HATI-HATI] Setelah Dibayar dan Terima Barang, Expedisi ini Bilang Tak Bisa Kirim ke Alamat Tujuan



Kamis, 08 September 2016. Baru 2 Jam curhat disebuah group disalah satu media sosial, wanita ini mendapat banyak tanggapan dari netizen. Hal ini bermula saat ia mengirimkan pesanan customernya, dimana ia berjualan baju secara online. Akun facebook Heni Setyowati, curhat tentang kekecewaanya ketika barang yang ia kirim tidak sampai kepada alamat yang ia tuju. Namun barang itu hanya ada dikantor cabang expedisi tersebut.

Kronologinya adalah 3 hari yang lalu Heni mengirimkan barang melalui salah satu expedisi, ditunggu sehari, 2 hari hingga 3 hari. Customer menanyakan perihal pesananya itu, namun setelah di cek lagi oleh Heny Setyowati ternyata expedisi mengonfirmasi bahwa pesanan itu tidak bisa dikirimkan karena alamat tujuan terlalu jauh.

Sekedar sharing teman2 saya dalam situasi penjual onlineshop dan mengiriman paketan via ekspedisi ke cust saya ke daerah malang selatan sebut saja (gedangan) sudah 1-3hari qw cek resi dan paketan blm dikirim dari pihak ekspedisi (JnT) ternyata stelah konfirmasi barang tidak bisa diantarkan ke alamat cust saya soalnya daerahnya jauh dr area pengiriman pihak ekspedisi tsb lha dr pihak ekspedisi menyuruh cust saya buat ngmbil di kantor JnT yg di kepanjen dalam situasi sprti ini saya cuma mengambil untung 10rbuan tiap pket.. Klo hrus mengganti rugi kan aneh soalnya pihak ekspedisi yg trnyata g bisa kirim .. Mohon solusinya .. Soalnya klo menurutqw mending diambil di kantornya timbang brangnya kelamaan disana ..



Curhatan ini pun menuai banyak tanggapan,

Tanggapan Irwan Adha : "maaf mb hanya berbagi saja...saya jg penjual online sejak 2010 dan kasus seperti itu tidak hanya sekali saja,,,sering,,,kewajiban pejual online ialah memberikan barang sesuai pesanan dan memberikan ongkos kirim sesuai yg tertera di expedisi dan di sepakati kedua belah pihak..kemudian mengirim ke alamat yg bersangkutan melalui expedisi tadi..dan itu sudah sah jual beli..kemudian kewajiban penjual memberikan resi kepada pembeli untuk memantau sampai dimana posisi barang tsb...kewajiban penjual hanya sampai disitu...urusan expedisi sampai tidaknya menjadi tanggung jawab expedisi,,misal telat,,,ya kita tidak tahu apa kendala di lapangan dan bukan kekuasan kita lagi...apalagi jauh dari alamt yg tertera memang biasanya diambil sendiri oleh pembeli..kita jg tidak bisa memaksakan pihak expedisi kalau memang jaraknya jauh sekali..tp klo deket tp mereka males mau anter kita bisa bantu komplain ,,,dan disitu pihak penjual tidak bisa disalahkan karena sudah memberikan barang sesuai dengan pesanan..jd jgn khawatir mb..dan tidak perlu menukar,,karena mb e g salah,,,heheh malah panjang lebar..salam kenal y mb semoga bermanfaat"

Baca Juga : Reputasi Mario Teguh Jadi Taruhan, Ada yang Mengaku Sebagai Anaknya

Bagoes Adi Prasodjo : "jual beli itu kadang untung kadang rugi, online atau offline sama saja, tinggal perjanjiannya deal seperti apa... jika penjual sudah menentukan harga + ongkir ( artinya nyampek di alamat customer ) dan sudah deal, apapun yang terjadi penjual harus memenuhinya selama customer juga memenuhi kewajibannya.... kalau online hal seperti ini menentukan nama baik dan kredibilitas penjual."

"Paketku sekarang aja masih afa yg belum di anter.. blum sempet ngsmbil juga.. kalo dari pengirim ada ekspedisi lain saya mending milih yg lain.. saya loh ya...," Ujar Tri Susilowati.

Henny Alfiyana pernah merasakan hal serupa: "Saya jg pernah mbk, waktu kirim di tampani pas nyampek tujuan trnyata g bisa dikirim dikarenakan ada hal yg darurat, paket saya dibalikin tp saya jg g dikabari, untung saya cek terus keberadaan barangnya kalo pas kirim,nah kalo enggak, ya habis di caci customer saya"

Nah, kan aneh jadinya kalau ada peristiwa seperti ini. Kalo memang alamat tidak jelas, bisa saja barang dikembalikan ke pengirimnya kembali. Namun bila barang sudah diterima oleh expedisi seharusnya sudah diestimasi alamat tujuan beserta total biayanya. Apakah anda punya pengalaman serupa?
Top