Garut Berduka: 20 Orang Meninggal Akibat Banjir

Banjir merendam seluruh pemukiman warga yang tinggal di kampung Cimacan Garut. Tak hanya bagian belakang kampung saja yang terkena banjir, bagian depan kampung tersebut pun kena imbasnya. Rumah warga yang terletak di depan terendam air setinggi 3 meter.







Salah seorang warga lainnya yang rumahnya terletak di bagian depan kampung Cimacan juga sempat merasa panik saat air datang mengisi seluruh bagian rumahnya. Neneng (39) Warga RT 4 RW 19 Kampung Cimuncang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut ini lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri bersama dua anak dan suaminya.



"Airnya gede banget jam 12 malam itu, saya kira air dari jalan biasa tahunya ini air dari sungai belakang (Cimanuk)," ujarnya dikutip dari detik.com, Rabu (21/9/2016).

Saat air masuk ke dalam rumahnya melewati pintu depan dan ditutup dengan kayu agar air tidak masuk ke ruang tengah. Namun tiba-tiba tak berselang lama air masuk melalui pintu garasi mobil rumahnya hingga mengisi seluruh bagian rumah. Ia terkejut saat keluar rumah, ternyata air di luar sudah tinggi.



"Seperut pas keluar rumah. Air masuk saja semunya dari garasi mobil. Barang dagangan saya hilang kebawa air," tuturnya. 

Jam 12 banjir bandang menyerang warga setempat. Sempat mendengar teriakan dari warga belakang yang rumahnya terkena hantaman air terlebih dahulu.

"Ada teriakan banjir sama minta tolong dari warga dekat sungai. Saya juga panik takut banget ngeliat airnya pas mau ngambil barang kayak baju yang lainnya lah, ya sudah lebih menyelamatkan diri saja," kata dia.



Beruntung keluarganya tidak ada yang terbawa hanyut, termasuk barang-barang berharga lainnya masih utuh di dalam rumah. Saat ini proses evakuasi sisa sisa puing rumah masih terus dilakukan oleh pihak TNI, Polres Garut, BPBD Kabupaten Garut, dan warga setempat yang selamat.

Kabar terbaru dikutip dari poskota, korban banjir bandang di Kabupaten Garut terus bertambah. Hingga Rabu (21/9/2016) siang jumlah korban mencapai 20 orang.

Sebanyak 15 korban sudah teridentifikasi dan 5 korban lainnya baru ditemukan pada pukul 14:00 wib dan masih pendataan petugas.



Dr Endah dari Polres Garut saat dihubungi menjelaskan, sebanyak 15 korban tewas yang ada di RS UD Garut sudah teridentifikasi dan sebagian ada yang sudah dimakamkan.

“Lima korban lain belum diketahui identitasnya karena baru diketemukan,“ ucapnya.

Berdasar laporan sementara jumlah korban tewas 20 orang, korban hilang 25 orang, luka ringan 37 orang dan luka berat 6 orang. “Para korban ada di rumah sakit Dr Slamet, Garut.”

Astagfirullah, semoga korban yang hilang segera ditemukan dan warga yang lain segera di evakuasi. Serta keluarga yang ditinggalkan tabah atas musibah ini.
loading...
Top