DPRD Diprotes: Izinkan Siswa yang Kedapatan "Bermesraan" di Maros, Masuk Sekolah Lagi

Masih ingat dengan kasus di Sulawesi Selatan bulan lalu? Disini selengkapnya.
Nah, saat itu memang DPRD Maros, mengizinkan siswa yang kedapatan bermesraan di sebuah cafe di Maros untuk bersekolah lagi.



Nyatanya hal itu teralisasi, kemudian Selasa (13/09/2016) puluhan siswa SMA 1 Maros Sulawesi Selatan yang berunjuk rasa di kantor DPRD Maros. Para siswa ini kemudian diterima oleh anggota komisi II Amri Yusuf dan Komisi I DPRD Amiruddin Karim dan Muh Arsyad, Selasa (13/9/2016).

Pendemo memprotes oknum siswa bermesraan di kafe Latanza Jl Azalea, Maros beberapa waktu lalu, FR dan AA karena kembali bersekolah setelah diberhentikan selama dua pekan oleh kepala SMA 1 Maros, demikian dikutip dari tribunnews.

Baca Juga : Terjadi Lagi, Warga Indonesia Diperlakukan Tak Pantas oleh Imigrasi Malaysia

Mereka diarahkan ke ruang aspirasi lantai dua kantor DPRD Maros untuk didengarkan tuntutan siswa yang menolak FR dan AA bersekolah lagi di SMA 1 Maros.

Amri Yusuf mengaku belum pernah melihat video mesum tersebut. Salah satu siswa kemudian memperlihatkan video itu ke Amri.

Setelah melihat video tersebut, legislator PAN Maros ini menilai adanya siswa bermesraan merupapakan kegagalan Kepala Sekolah, guru BK dan Agama.

Mereka dinilai tidak mampu mendidik siswanya. Jika anak tersebut dipindahkan. Amri meminta kepala sekolah, guru BK dan guru agamanya juga harus dipindahkan.

Sanksi dikembalikan kepada orangtua tersebut bersadasarkan hasil rapat sekolah dengan melibatkan orangtua siswa. Dikembalikan bukan berarti di DO.
Top