Aneh! Pasrah Akan Kehendak Orang Tua, Remaja Ini Dikubur Hidup-hidup Selama 3 Hari Karena Tersambar Petir

Ketika seseorang terluka kita harusnya membawanya ke dokter dan semacamnya agar mendapat kesembuhan. Membayar biayanyapun sekarang juga tak sulit, bahkan untuk orang miskin. Tapi ternyata hal itu tidak terjadi di India.



BACA JUGA: Pria Ini Berhasil Mengelabuhi Polisi Hanya Dengan Boneka Manekin, Lihat Aksinya

Ana Ballesteros (18) dikubur hingga lehernya selama tiga hari di kebunnya sendiri. Ternyata dia pernah di sambar petir dan punggungnyapun sakit tak kunjung sembuh. Hal inilah yang membuatnya susah untuk berjalan.

Keluarga Ana sebelumnya pernah membawanya ke rumah sakit dan rasa sakitnyapun tak kunjung hilang. Merekapun membawa remaja perempuan tersebut pulang dan memilih untuk menggunakan pengobatan tradisional. Sebuah lubang pun disiapkan untuk mengobati penyakit yang diderita oleh Ana.

"Tetangga-tetanggaku menyuruhku untuk mengubur dirinya jika ingin Ana sembuh. Cara ini dipercaya dapat mengambil api dari cahaya, panas dari energi, dan bumi akan menyerap penyakit tersebut," terang ibu Ana panjang lebar seperti dikutip dari Mirror, Minggu (25/09/2016).



"Aku tidak tahu cara ini efektif atau tidak. Yang penting aku sembuh," tutur Ana sendiri.

Selain menderita sakit punggung yang membuatnya tak bisa berjalan dengan baik, Ana juga menderita rasa sakit di kaki akibat disambar petir tersebut.

Ana berharap cara yang dipakai orang tuanya berhasil. Namun tidak demikian dengan dokter setempat yang mencibir mereka. "Tak ada bukti ilmiah mengubur pasien yang disambar petir dapat membuat mereka sembuh," ucap seorang dokter lokal.

Ia menambahkan kalau masyarakat di daerah tersebut memang masih banyak memercayai kalangan kuno. Termasuk cara menyembuhkan penyakit, dari yang sepele sampai yang berbahaya. Daerah India memang sangat kental akan tradisi, apalagi bagi mereka yang tinggal di pedesaan dan lebih percaya dengan takhayul daripada ilmu teknologi.
Top