Alasan Nikah Sederhana Tanpa Habiskan Banyak Biaya, yang Penting "SAH!"

Menikah adalah salah satu momen paling bahagia dalam hidup. Karena itulah banyak yang melakukan ritual pernikahan dengan cara yang mewah, menghambur-hamburkan uang dan terlihat riya’.



BACA JUGA: Baca 6 Ayat Mujarab Ini, Untuk Obati Segala Jenis Penyakit

Menikah dengan cara mewah memang tidak dilarang, tapi kamu bisa mendapatkan banyak banget keuntungan dengan menikah sederhana tanpa habiskan banyak biaya. Apa saja itu? ini dia Seperti yang dikutip dari Hipwee.

Mikir duit sampai pusing berbulan-bulan

Ngurusin sewa gedung lah, ketemu vendor catering lah, fitting baju pengantin lah, sampai urusan nyari-nyari undangan dan suvenir, semua itu bukan hal yang bisa diselesaikan dalam waktu satu bulan. Apalagi kalau kamu ingin acara yang mewah nan sempurna. Nggak heran kalau akhirnya kalian sebagai mempelai merasakan pusing berbulan-bulan memikirkan ini itu.



Jangan hanya pikirkan di hari itu juga, kamu juga harus melihat bagaimana kedepannya. Jangan sampai menjual tanah, rmah ataupun usaha bangkrut hanya demi menikah mewah.

Pikirkan Khidmatnya, bukan Banyak Tamunya

Urusan mengundang memang hak kamu, dia dan seluruh keluarga besar yang punya hajat. Tapi apa iya, diharuskan sekali mengundang tamu banyak hingga ratusan. Bukankah kekhidmatan pernikahan kalian benar terasa ketika yang hadir itu hanya orang-orang terdekat saja. Hangatnya momen sakral tak tergantung dengan seberapa banyak tamu undangan.



Coba bandingkan, kalau yang datang hanya keluarga kalian masing-masing beserta beberapa kerabat saja. Bukan cuma pengeluaran yang lebih hemat, tapi membangun chemistry dua keluarga pun jadi lebih efektif lagi. Berbeda ketika tamu yang datang ke acaramu hampir setiap orang yang kamu kenal, kadang para tamu malah nggak saling kenal dan ngebikin kikuk.

Mandiri, tanpa Repotin Orang Tua


Punya orang tua yang berkecukupan memang bisa diandalkan untuk wujudkan cita-citamu menggelar pernikahan mewah. Toh meminta bantuan hal yang mudah. Namun semudah itu pula kemandirianmu dipertanyakan. Berbeda ketika kamu metuskan untuk menikah dengan sederhana, tapi semua modal murni dari usaha kalian berdua saja. Bukankah itu lebih membanggakan dan tak merepotkan orang tua?

Bukan Penentu Kebahagiaan Berumah Tangga


Nikah di harapan semua orang pastinya sekali seumur hidup. Makanya dari sana juga lahir sebuah anggapan, kamu dan dia harus bisa merasakan jadi ratu dan raja dalam semalam. Nikahan kalian harus digelar dengan mewahnya. Padahal kemewahan sendiri belum tentu jadi patokan kelanggengan kehidupan rumah tangga kalian. Percuma juga jadinya, kalau nikahannya sudah mewah tapi ujung-ujungannya malah berpisah.

Semata-mata untuk Beribadah


Semua orang juga pasti sudah paham, jika nikah itu bagian dari ibadah. Lalu bukankah dalam beribadah itu dilarang ria karena terlihat berfoya-foya?! Coba kamu renungkan lagi, tujuan nikahmu itu benar untuk ibadah dan berbagi kebahagian, atau ada niatan untuk umbar gengsi yang berujung riya. Jangan sampai ibadahmu ini mubazir cuma karena niat yang keluar dari jalurnya.

Bisa Di Tabung

Misal gaji kamu tidak sampai 4 juta perbulan, tapi kamu habiskan untuk Sewa gedung sampai 10 juta, baju pengantin dengan segala riasannya paling murah sekitar 5 jutaan, belum lagi catering yang mungkin diatas 10 jutaan, pokoknya semua perlengkapan nikah memang memerlukan budget berjuta-juta. Mau sampai kapan nabung demi pernikahan mewah? Mau dibuang percuma juga kah tabungan yang sudah terkumpul hanya dalam waktu sehari semalam?



Padahal modal kehidupan rumah tangga setelah pernikahan itu justru jauh lebih besar dari bayangan kalian. Jadi, kalau modal sah justru bisa memberi jaminan atau pegangan secara finansial kepada kamu dan dia, kenapa harus bersikukuh untuk nikah mewah?

Nah.. setelah tahu kelebihan-kelebihannya diatas, lebih pilih yang mana? Pilihlah dengan bijak, agar bisa tetap bahagia untuk kedepannya.
loading...
Top