Akad Nikah Sudah Didepan Mata, Pengantin Ini Malah Nekat Akhiri Hidup

Keinginan untuk duduk di pelaminan dengan sang pujaan hati kini pupus sudah.
Muhammad Muhlis (27) ditemukan sudah tak bernyawa lagi jelang akad nikahnya, Jumat (16/9/2016).
Muhlis baru akan mengucap ijab qobul sehidup semati sore itu.



Malam sebelumnya atau Kamis (15/9/2016) pun dia sudah menggelar malam mappaccing di rumah orangtuanya di Desa Salajangki, Kecamatan Bontonompo Selatan.
Adik almarhum, Risna saat ditemui dirumah duka, mengaku tidak menyangka kakaknya memilih mengakhiri hidupnya sehari sebelum hari pernikahannya.
"Tidak tahu juga kenapa. Dia tidak pernah cerita bebannya sama kita. Memang orangnya pendiam dan tertutup sekali, " ujarnya, Sabtu (17/9).

Seperti yang dilansir tribunnews.com Dugaan sementara almarhum gantung diri karena Alm sebelum menghilang, Kamis (15/9) malam melakukan mappaccing.
Setelah itu dia meminta izin untuk buang air besar dibelakang rumah yang merupakan ruang terbuka dan hanya ditumbuhi pohon bambu.
"Saya tanya kenapa tidak buang air di kamar mandi saja. Katanya jangan mi, maunya dibelakang rumah karena luas dan banyak orang. Jadi diantar sama tante ku,".
Sejak itu lah, almarhum hilang dan hanya tertinggal sendalnya.
Esoknya, Jumat (16/9) jasadnya ditemukan di bawah pohon lontar di perkebunan buah semangka di Desa Sorobaya, berjarak 1 Km dari rumahnya.
"Kita sudah panik mencari, satu kampung cari semua. Karena tiba-tiba hilang dan hanya sendalnya yang tersisa. Baru ditemukan pukul 15.30 wita Jumat (16/9). Padahal dia mau akad nikah pukul 16.00 wita," katanya lagi.

Jasad Almarhum ditemukan tersungkur dibawah pohon lontar. ditemukan tali terlilit di lehernya.
Jenazah Alm sudah dimakamkan dipekuburan keluarga tidak jauh dari rumah.
Ratusan warga dan keluarga ikut mengantar hingga ke liang Lahat.
Top