Ternyata Allah Memiliki Saksi Di Muka Bumi, SIapa ya?

Setiap manusia pasti pernah melakukan kebaikan, begitu juga keburukan. Allah memang maha mengetahui segalanya, tapi ternyata Allah pun juga memiliki saksi atas perbuatan manusia di muka bumi. Mau tahu bagaimana sosok saksi-saksi itu?



BACA JUGA:  Naudzubillah, Suka Bernyanyi Ternyata Ketika Wafatpun Bernyanyi

Kisah mengenai Saksi Allah ini ternyata telah disebutkan dalam suatu hadist, dikutip dari islampos, DARI Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Mereka lewat mengusung jenazah, lalu mereka memujinya dengan kebaikan. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib.”

Kemudian mereka lewat dengan mengusung jenazah yang lain, lalu mereka membicarakan kejelekannya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib.” Umar bin Al-Khattab lantas bertanya, “Apakah yang wajib itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Yang kalian puji kebaikannya, maka wajib baginya surga. Dan yang kalian sebutkan kejelekannya, wajib baginya neraka. Kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi.” (HR. Bukhari, no. 1367; Muslim, no. 949)

Hadist diatas diperkuat dengan salah satu hadist serupa berikut ini, Dari Abul Aswadm ia berkata, “Aku datang di Madinah lalu duduk menghampiri ‘Umar bin Al-Khattab. Kemudian lewatlah jenazah kepada mereka, lalu jenazah tersebut dipuji kebaikannya. Maka ‘Umar berkata, “Wajib.” Kemudian lewat lagi yang lain, maka ia dipuji kebaikannya, maka ‘Umar berkata, Wajib.” Lalu lewatlah yang ketiga, maka ia disebutkan kejelekannya. Kemudian ‘Umar berkata, “Wajib.”

Aku pun bertanya, “Apakah yang wajib, wahai Amirul Mukminin.” ‘Umar menjawab, “Aku mengatakan seperti yang dikatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Muslim mana saja yang disaksikan kebaikan (dipuji kebaikannya) oleh empat orang, Allah pasti memasukkannya ke surga.” Lalu berkata, “Bagaimana kalau tiga orang?” Beliau menjawab, “Dan tiga orang juga sama.” Lalu kami berkata, “Bagaimana kalau dua orang?” Beliau menjawab, “Dan dua orang juga sama.” Kemudian kami tidak bertanya pada beliau tentang satu orang.”

Subhanallah, saksi Allah tersebut sebenarnya adalah manusia itu sendiri. Oleh karena itulah, berbuat baiklah pada sesama manusia agar kita dinilai  baik di mata para “saksi” Allah ini.
Top