Terekam CCTV Polisi Pukul Operator Warnet dan Pelajar



Entah apa sebabnya, seorang polisi terekam kamera pengintai melakukan penganiayaan terhadap operator warung internet (warnet). Tak hanya memukul, petugas tersebut juga menendang. Sedangkan rekannya hanya melihat dan sesekali mencoba melerai.

Kejadian itu terekam dalam video berdurasi 2 menit 22 detik, yang diunggah oleh Muhammad Prasetyo Wibowo sekaligus pemilik warnet Bloody di Jl Menteng Raya, Medan, tersebut ke media sosial, Kamis (4/8). seperti yang dilansir dari merdeka.com dia menyesalkan tindakan aparat yang main hakim sendiri terhadap anak buahnya.

"Mau sama siapa lagi awak berlindung," tulis Prasetyo dalam akun Facebooknya.

Menurutnya, operator warnet sudah memberikan peringatan kepada pelajar tersebut untuk tidak bermain di warnet miliknya dengan menggunakan seragam sekolah. Namun siswa berseragam putih abu-abu itu tetap mengakses internet padahal masih pukul 07.25 WIB.

"Udah dilarang mas, tapi ngeyel, yah terima akibatnya lah, memang saya akui anggota saya salah membiarkan mereka tetap bermain, tapi apa harus dengan kekerasan?" tulisnya lagi.

Prasetyo mengaku sudah melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan polisi terhadap anak buahnya ke kantor kepolisian. Berikut videonya:



Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus disalahkan? Yang jelas, kejadian seperti ini tidak seharusnya terjadi. Seandainya saja polisi lebih bersabar dan memberi peringatan secara baik-baik agar operator warnet tak menerima pelanggan yang bolos sekolah, mungkin mereka akan lebih dihargai sebagai aparat penegak hukum yang benar-benar mengayomi masyarakat.
Top