Sumbang Emas Olimpiade, Ahmad Tontowi Muslim- L. Natsir Kristen. Ini Tamparan Keras Buat Mereka Yang Rasis!!

Ganda campuran  Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengembalikan tradisi medali emas Olimpiade untuk Indonesia…

Duet ganda campuran ini adalah duet luar biasa. Dimana disaat sebagian orang gencar menghebuskan isu SARA untuk memecah belah, tapi kemenangan Owi dan Butet ini semua seakan lupa latar belakang keduanya karena terlalrut dalam euforia kemenangan…

Owi dan Butet mampu menyatukan rakyat Indonesia yang tadinya terkotak – kotak dengan isu SARA. Owi dan Butet adalah lambang kebersamaan Indonesia dalam Bhineka Tunggal Ika. Owi adalah muslim Nu, Liliana Kristen. Sungguh suatu kolaborasi yang mampu membuat semua rakyat meneriakkan satu suara, INDONESIA.



Dari sekian banyak tim Bulu tangkis, hanya tim ganda campuran ini yang berhasil membawa emas tepat di 17 Agustus. Dilansir dari bacakabar.com mungkin ini cara Tuhan menegur kita semua.
Keragaman itu Indah…



Di final, Liliyana/Tontowi mengalahkan ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-14, 21-12.

Di gim pertama, Tontowi/Liliyana unggul cepat cegatan Butet di depan net serta smashari Tontowi. Unggul 7-2, mereka unggul 11-4 saat interval sebelum mengakhiri gim pertama 21-14.

Jangan Lewatkan : Menjadi Pembawa Bendera Merah Putih, Nyi Roro Kidul Hadiri Upacara HUT RI

Gim kedua berlangsung lebih ketat.  Pasangan Malaysia memberi perlawanan ketat pada awal gim. Namun setelkah interval, Owi/Butet mampu melaju dan merebut gim kedua 21-12.

Tontowi/Liliyana lolos ke final setelah melalui pertariungan menegangkan di babak semifinal dengan menyingkirtkan unggulan pertama  asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei.  Juara bertahan Olim[piade ini mereka kalahkan 21-16, 21-15.

Tontowi/Liliyana  merupakan satu-satunya wakil Indonesia di final. Dua harapan medalim lainnya, Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan dan ganda puteri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari telah gagal di babak sebelumnya.

Sebelumnya bulu tangkis telah menyumbang enam medali emas Olimpiade yaitu Susy Susanti/Alan Budi Kusuma (1992), Ricky Subagdja/Rexy Mainaky (1996), Tony Gunawan/Candra Wijaya (2000), Taufik Hidayat (2000) dan Hendra Setiawan/Markis Kido (2008).

Berikut ini prstasi panjang Owi dan Butet:

Bersama Tontowi Ahmad
Juara Macau Open GP Gold 2010
Juara Indonesia Open GP Gold 2010
Runner-up Chinese Taipei GP Gold 2010
Juara Yonex Sunrise India Open Super Series 2011
Juara Malaysia Open GP Gold 2011
Juara Singapura Open Super Series 2011
Runner-up Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011
Juara SEA GAMES 2011
Juara Kumpoo Macau Open 2011
Juara Yonex All England Badminton Championships 2012
Juara Swiss Open 2012
Juara India Open Super Series 2012
Runner-Up Djarum Indonesia Open Super Series 2012
Semi final Olympics 2012
Juara Indonesia Open GPG 2012
Runner-up Denmark Open Premiere Super Series 2012
Juara Kumpoo Macau Open Badminton Championships 2012
Juara Yonex All England Badminton Championships 2013
Semifinalis Swiss Open Grand Prix Gold 2013
Juara Yonex Sunrise India Open Super Series 2013
Semifinal Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013
Juara Li-Ning Singapore Open Super Series 2013
Juara BWF World Championship 2013
Runner-Up Yonex Surise Indonesia Open GP Gold 2013
Runner-Up Yonex Denmark Open Super Series Premier 2013
Juara Victor China Open Super Series Premier 2013
Juara Yonex All England Badminton Championships 2014
Juara OUE Badminton Singapore Open 2014
Juara French Open Super Series 2014
Runner-Up Yonex All England Badminton Championships 2015
Semifinal Maybank Malaysia Open 2015
Juara Badminton Asia Championships 2015
Semifinal OUE Singapore Open 2016
Juara Celcom Axiata Malaysia Open 2016
Runner up Badminton Asia Championships 2016
Medali Emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016
Sungguh kabar yang membanggakan sekaligus kado yang baik di hari kemerdekaan RI di saat banyak yang saling bertilkai hanya gara-gara masalah SARA, semoga kita dapat menjadikan sebuah contoh dan teladan dengan semangatnya yang luar biasa.


Top