Sudah Mati, Gorilla Harambe Malah Dicalonkan Sebagai Presiden Amerika

Manusia adalah pemimpin di bumi ini. Manusia jugalah yang dapat merusak serta menjaga bumi sehingga kita harus memilih pemimpin yang benar-benar teapt. Tapi bagaimana ya jadinya jika seekor gorilla dicalonkan sebagi presiden?



BACA JUGA: Salut! Kembalikan Uang 20Juta, Cleaning Service Ini Diberi Penghargaan Bersamaan dengan Penyambutan Tontowi Ahmad!

Dikutip dari Indozone, Puluhan ribu warga di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, menyatakan ingin Harambe, gorila yang ditembak mati di kebun binatang Cincinnati pada Mei lalu menjadi presiden Amerika berikutnya.

Koran the Independent melaporkan, Sabtu (20/8), dalam survei yang digelar Public Policy dan dirilis Selasa lalu itu diketahui sebanyak dua persen responden menginginkan Harambe menjadi presiden. Itu artinya angkanya mencapai puluhan ribu orang.



sudah tau Harambe kan? Sebenarnya, Harambe adalah seekor Gorilla yang mati setelah ditembak penjaga kebun binatang ketika seorang bocah tiga tahun melompat ke kandangnya. Kematian Harambe sempat menjadi perbincangan di media sosial. Sebagian orang mendukung dia harus ditembak mati, sebagian lagi menyayangkan kematian Harambe.

Dalam jajak pendapat itu kandidat dari Partai republik Donald Trump mengungguli Hillary Clinton dari Partai Demokrat dengan angka 50-44 persen. Di negara bagian Texas kebanyakan warga kulit putih memang lebih mendukung Trump ketimbang Hillary.

Untung saja ya sudah mati.. Kalau hidup dan terpilih sebagai presiden, gak kebayang kan gimana jadinya..
Top