Siswa-Siswi Pelaku M3sum Dikeluarkan, Anggota DPRD Maros Protes



Dunia pendidikan Indonesia yang makin miris, tak hanya masalah guru dan siswa. Moral siswa-siswi Indonesia saat ini, menjadi pertanyaan sebagai kelayakan penerus generasi bangsa. Seperti yang terjadi di Maros, Sulawesi Selatan ini.

Baca disini selengkapnya : MIRIS - Beredar Video Siswa SMA yang Bermesraan Kelewatan Batas, Ternyata tak Hanya Kali ini

Atas kelakuan siswa-siswi tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Maros membuat keputusan untuk keluarkan siswa yang terlibat. Namun Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Maros mengeluarkan empat siswa yang terekam dalam video m3sum di salah satu kafe di Maros itu, menuai kecaman dari anggota DPRD Maros. Keputusan itu disebut tidak bijaksana karena dikeluarkan tanpa melalui proses hukum dan penelusuran fakta yang jelas.

“Seharusnya kepala sekolah menelusuri fakta yang ada dan membina siswa yang terlibat jika terbukti siswa tersebut melakukan adegan m3sum. Pihak sekolah harus duduk bersama dengan orangtua siswa mencari jalan keluar, bukan langsung memvonis dan mengeluarkan siswa dari sekolah,” kata Ketua Komisi III DPRD Maros Haeriah Rahman dirangkum dari celebes tv.

Pihak SMA Negeri 1 Maros menegaskan, keputusan yang diambil tersebut adalah hasil rapat bersama dengan dewan guru. Disepakati untuk mengeluarkan siswa tersebut. “Keputusan tersebut merupakan keputusan tertinggi yang diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama dengan semua dewan guru sehingga kami memutuskan untuk mengembalikan siswa tersebut kepada orangtuanya,” kata Kepala SMA Negeri 1 Maros Muslimin.

Kalau memang sudah terlihat dengan jelas dan melalui kesepakatan para dewan guru, apakah dalam musyawarah itu tidak memperlihatkan bukti yang jelas? Bagaimana menurut anda, bila siswa-siswa yang bermental buruk seperti ini selalu mendapat bela'an dan dukungan? Apakah generasi penerusnya tidak akan meniru kakak kelasnya?
loading...
Top