Siswi Kelas 5 SD, Briana Di Skors 5 Hari, Karena Ungkap Kesalahan Gurunya. Ini Kronologinya!


Miris bila dengar kisah ini, dunia pendidikan yang harusnya dapat mendidik siswanya untuk berlaku jujur tak ayal melahirkan masalah. Ketika ada seseorang yang melakukan kesalahan terlebih lagi kesalahan tersebut dilakukan berulang kali, tidak sedikit dari kita yang mengetahuinya akan berusaha menasehati atau menunjukkan pada orang lain bahwa seseorang telah berbuat salah dan kita berharap bahwa orang lain akan menasehatinya. Seperti itulah tindakan yang patut kita lakukan.  Siapapun yang melakukan kesalahan tersebut.

Tapi tidak dengan kisah ini, malah terjadi kebalikanya. Seorang siswa yang ingin berlaku jujur malah dikenakan hukuman. Siswa tersebut mengungkap kesalahan gurunya tapi apa yang terjadi bukanya mendapat pujian, ia malah menuai hukuman.


Dikutip dari laman littlethings.com, seorang siswa bernama Briana (11) siswa kelas 5 Sekolah Dasar di Florida dikabarkan telah merekam aksi guru pelajaran sains yang sedang memarahi siswa lain dengan sangat kasar menggunakan ponsel pribadinya. Aksi merekam ini sendiri dilakukan Briana karena ia ingin menunjukkan pada orang tua serta guru dan kepala sekolah lain bahwa guru sains kerap memarahi siswa dan melalukan bullying. Sayang, mengetahui aksi Briana, guru sains yang tidak disebutkan namanya justru memarahi Briana.

Baca Juga : Begini Cara Menyikapi Anak yang Suka Bermain

Guru sains tersebut mengatakan, "Kamu adalah siswa kelas 5 dan sudah besar tapi kamu justru bertindak seperti anak kecil. Aku ingin tahu bagaimana reaksi ibumu mengetahui kamu berlaku seperti ini. Jangan macam-macam, aku akan menghukum kamu dan mengeluarkanmu." Lepas dari peristiwa ini, benar saja, Briana menunjukkan video yang ia ambil melalui ponselnya kepada guru lain. Beberapa hari kemudian, Briana dipanggil ke ruang sekolah bersama orang tua.

Pihak kepala sekolah memberitahu bahwa guru yang berbuat kesalahan dengan memarahi siswa dengan kasar telah diberhentikan. Tapi, ibu Briana yakni Cassie terkejut karena ia diberitahu bahwa atas apa yang dilakukan putrinya yakni merekam guru, Briana harus diskors selama 5 hari oleh pihak sekolah. Pihak sekolah mengungkapkan bahwa setiap guru memiliki privasi sendiri-sendiri di kelas. Dan merekam guru adalah salah satu hal yang jelas-jelas melanggar privasi tersebut dan merupakan kesalahan yang fatal.

Baca Juga : Menurut Islam, Inilah 3 Hal Wajib Bagi Ibu Hamil

Mengenai hal ini, Cassie merasa bahwa pihak sekolah telah melakukan sesuatu yang salah. Menurut Cassie, apa yang dilakukan Briana hanya untuk menunjukkan kebenaran dan kebaikan. Tapi, pihak sekolah justru menganggap apa yang dilakukan Briana adalah kesalahan. Cassie bahkan menganggap bahwa pihak sekolah telah berusaha menutup-nutupi kesalahan yang ada di dalamnya. Kalau hal ini diterus-teruskan, Cassie khawatir bahwa kejadian seperti ini akan membahayakan anak-anak di sekolah.

Mengenai kisah ini, bagaimana tanggapan anda? Bagaimanapun, setiap guru harus mendidik dan melindungi semua siswanya di sekolah , bukanya malah justru menjadi seseorang yang mendidik siswa dengan cara yang salah seperti membully dan memarahi siswanya. Sementara itu, setiap siswa juga wajib menghormati guru agar tercipta hubungan yang baik antar keduanya. Orangtua pun harus bersama-sama mendidik serta menasehati anak agar ia menjadi anak yang baik di rumah juga di sekolah.
Top