Prioritaskan Dengan Bijak Antara Istri, Ibu, dan Mertua



Seseorang yang baru saja menikah dan terkadang bingung menempatkan prioritas antara memenuhi keinginan istri, orang tua dan mertua. Syari’at Islam bukan syari’at hitam putih, untuk setiap kasus bisa berbeda-beda hukumnya. Yang perlu anda ketahui adalah aturan-aturan dasarnya, dan pengecualian-pengecualiannya.

BACA JUGA : "Pendidikan Tinggiku untuk Kamu dan Anak-anak Kita Nanti"

Dalam hal ini, urut-urutan siapa yang paling berhak atas diri suami, dimulai dari Ibu suami, kemudian ayah, kemudian istri, anak dst, yang-lain-lain dengan catatan mertua termasuk jauh karena ada diselingi saudara-saudara suami.

Ini semua dalam konteks keluarga. Jika dalam urut-urutan siapa yang paling butuh pada suami adalah mulai dari anak,istri, orang tua dan seterusnya sampai orang lain semisal tetangga, dan orang lain.

Dalam prioritas, suami harus menilainya siapa yang saat tertentu lebih perlu Anda layani dan siapa yang bisa ditunda atau dialihkan tanggung-jawabnya ke orang lain.

BACA JUGA : Dijelaskan Bahwa Syahwat Pria dan Wanita Ialah 1 Banding 9, Masyaallah

loading...
Top