Penderitaan yang Dialami Bocah Bertenaga Surya

Salah satu tenaga yang tidak bisa habis adalah tenaga surya. Tenaga surya banyak digunakan pada perangkat-perangkat yang membutuhkan listrik sebagai tenaganya dan tenaga surya lah yang menggantikan listrik tersebut. Dan ternyata saat ini tak hanya mesin saja yang mengandalkan tenaga surya, Seperti 2 bocah berikut ini.



BACA JUGA: Kisah Hidup: Orang Pertama yang Melakukan Transplantasi Kepala

Seperti yang dikutip dari instagram indozone, kedua bocah tersebut adalah Abdul Rasheed (9) dan Shoaib Ahmed (13) seperti para bocah pada umumnya. Namun, itu hanya terjadi mulai pukul 04.00, sepanjang siang, hingga sore. Saat Matahari tenggelam di ufuk barat, energi mereka seakan surut seiring redupnya cahaya mentari.

Karena itu juga, Shoaib dan Rasheed dijuluki 'solar kids'. Kondisi yang sama juga menimpa seorang bocah lain, Ilyas yang baru berusia 1 tahun. Apa yang dialami tiga bocah asal Desa Balochistan, Islamabad, Pakistan, itu menjadi misteri besar yang menantang untuk dipecahkan oleh para dokter.

Dikutip dari Kashmirlife.net, Dr Javed Akram, menyatakan penyakit yang dialami oleh bocah-bocah tersebut merupakan kasus pertama didunia.



Akram menyatakan, dia tidak pernah melihat kondisi seperti itu sebelumnya. Bersama dengan timnya yang terdiri dari 27 ahli medis Pakistan dan 13 orang dokter internasional, mereka bekerjasama untuk memecahkan misteri di balik kondisi bocah-bocah tersebut.

BACA JUGA: Demi Pokemon, Pria Ini Rela Menyulap Mobilnya Menjadi perangkat Khusus Pencari Pokemon

Diagnosis awal menyebut, ketiga bocah itu menderita penyakit bawaan yang disebut Masthenia Syndrome. Itu adalah penyakit langka. Sejauh ini baru 600 kasus yang dilaporkan dari seluruh dunia.

Kasihan banget ya guys.. Semoga kedua bocah tersebut segera sembuh dari penyakit langka itu. Bagaimana menurutmu?

Top