Oh.. Ternyata Seperti Ini Proses Sianida Merusak Perut Mirna

Sudah Tahu kan kasus kopi maut sianida yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Kasus ini dialami oleh Jessica yang memberikan kopi tersebut kepada Mirna sahabatnya sendiri. Tapi pernahkah kamu berpikir bagaimana proses sianida merusak dan membunuh lambung Mirna?



BACA JUGA: Konyol! Pasien Ini Nekat Mencuri Ambulans, Lantaran Ketinggalan Bus untuk Pulang.

Dikutip dari Dream, Seorang Ahli Toksikologi, I Made Agus Gelgel Wirasuta, yakin Mirna tewas dikarenakan zat korosif yang masuk ke dalam tubuhnya. Keyakinan itu didasarkan analisa hasil pemeriksaan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Hani, Laboratorium Forensik (Labfor), dan BAP Forensik pemeriksaan jasad Mirna.

“Saya meyakini Mirna tewas akibat zat korosi yakni dalam hal ini Sianida,” kata Made saat memberi keterangan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 25 Agustus 2016.

Ia juga mengatakan, jika sianida masuk kedalam tubuh dengan jumlah yang cukup besar, maka akan merusak lambung karena sifatnya yang korosir dan korban juga mengalami kekurangan oksigen.

“Reaksi ketika tubuh manusia kekurangan oksigen dalam jumlah tertentu nafasnya akan terengah-engah, kalau masih kekurangan juga maka akan kejang-kejang,” ucap dia.

Hasil Forensik menunjukkan pH lambung Mirna yang mendapat temuan adanya peningkatan pH lambung sebesar 5,5.

Padahal, pH lambung manusia normalnya 1-3 dengan kadar HCl 50-100 MM. “Saya coba menganalisa pH lambung yang didapat dari forensik Polri, ini artinya ada peningkatan di pH lambung yang normalnya 1-3, tapi di lambung korban pH 5,5,” ujar Made.

Dalam kasus kematian yang berlanjut hingga sekarang ini, Jessica Kumala Wongso, sahabat korban dijadikan terdakwa utama, sebab dialah yang memberi es kopi Vietnam di Kafe Olivier sebelum mirna meninggal. Jessica dituduh sebagai orang yang menaruh Sianida ke dalam es kopi Vietnam itu.
Top