Nasib Tidak Jelas, Terkatung-katung Dinegeri Orang, Beginilah Nasib 177 Jamaah Haji Yang Sementara Harus Tinggal Di Gereja

Sungguh sangat menyedihkan jika melihat saudara kita yang sedang menjalani perjalanan ibadah haji terkena musibah, cukup lama penantian mereka untuk dapat melaksanakan kewajiban terakhir sebagai pemeluk agama islam.

Bahkan tidak sedikit dari mereka untuk dapat berangkat harus menyisihkan sebagaian uang mereka untuk dapat berangkat ke tanah suci, ada yang sampai puluhan tahun untuk menabung uang agar dapat berangkat dan ada juga yang harus menunggu hingga umur yang sudah tidak muda.



Seperti yang dialami jamaah haji dari indonesia ini kondisi mereka harus terkatung-katung tanpa kejelasan di negeri orang, 177 jemaah haji asal Indonesia yang gagal berangkat ke tanaha suci, akhirnya ditampung di sebuah gereja di Filipina.

Kondisi pas-pasan yang membuat mereka rela ditampung, meskipun hanya tidur beralaskan lantai ubin yang dingin. Para jemaah haji ini ditahan pihak imigrasi Filipina pada Jumat pekan lalu, karena dianggap menggunakan paspor ilegal dari negara tersebut.

Mereka tak bisa berangkat menunaikan ibadah haji, lantaran dimanfaatkan sindikat penipuan asal Filipina yang menjanjikan mereka bisa ke tanah suci, menggunakan paspor palsu.

Jangan Lewatkan : Suami Selalu Pulang Dini Hari Dan Langsung Mandi, Istri Menangis Setelah Tahu Rahasianya

Mereka masuk ke Filipina menggunakan paspor wisata yang diurus oleh angota sindikat. Saat ditangkap pada Jumat lalu, mereka dikawan seorang warga Filipina yang bertindak sebagai pembimbing jemaah.

Saat ini, mereka menunggu akan dipulangkan ke tanah air. Kembali bersama keluarga.

Berikut Foto-foto jemah haji indonesia yang ditampung di sebuah gereja di Filipina:





Sebenarnya, kasus jamaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci dengan memanfaatkan kuota negara Filipina bukan hal baru. Selama dua tahun terakhir, mereka sering ditemui di Bandara King Abdul Aziz Jeddah maupun Bandara Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz Madinah

“Kemarin (dua hari lalu, Red) saya bertemu dengan tiga jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam jamaah haji Filipina di bandara Madinah,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Airport Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di Arab Saudi Nurul Badruttamam.

Top