Membanggakan, Raih 2 Medali Emas Lomba Ilmuwan Muda Internasional, Manfaatkan Limbah Telo "Singkong"

Kreativitas pemuda indonesia ini sungguh patut kita apresiasi. Diajang ilmuwan muda internasional yang di adakan di georgia, dua pemuda ini mampu menghadiahi indonesia di bulan kemerdekaannya yang ke 71 ini dengan hadiah medali emas.

Juarai Lomba Ilmuwan Muda Internasional

Dua ilmuwan muda Indonesia, Raafi Jaya Sutrisna (17) dan Suprihatin (17) sukses membuktikan bahan baku pesawat dan kapal bisa terbuat dari limbah kulit singkong dan batang pisang.

Jangan Lewatkan : Gloria Jadi Satu-satunya Anggota Paskibraka yang Bisa Makan Siang dengan Jokowi

Temuan mereka ini berbuah medali emas dalam ajang International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) 2016 di Georgia, beberapa waktu lalu, menyingkirkan lebih dari 100 proyek ilmiah milik 35 negara di dunia, seperti Amerika Serikat, Jerman, Slovakia, Bosnia, Denmark dan lainnya.


Dilansir dari beritaislam24h.com “Dari banyaknya limbah kulit singkong di kabupaten kami, Pati, Semarang, Jawa Tengah, mencapai 10 ton dalam setiap bulannya. Limbah itu semakin hari semakin menumpuk. Dari situ kami memulai riset kami, dari bahan yang semula limbah menjadi karbon aktif kulit singkong,” ujar Raafi kepada Antaranews di Jakarta, Jumat (19/08/2016).

Setali tiga uang dengan kulit singkong, batang pisang yang terbuang juga mereka manfaatkan. Batang pisang yang telah dikumpulkan kemudian diambil seratnya satu per satu.

“Kami menggunakan air untuk batang pisangnya, lalu kami ambil seratnya satu per satu. Setelah itu dipotong-potong sekitar dua milimeter,” tutur mahasiswa jurusan Teknik Kimia, Universitas Diponegoro itu.

Serat batang pisang dan kulit singkong kemudian dicampurkan menggunakan resin dan katalis, sehingga terciptalah komposit sebagai alternatif bahan baku pesawat dan kapal.

“Dari situ serat aktif batang pisang dan kulit singkong kita campurkan menjadi satu menggunakan resin dan katalis. Lalu menggunakan komposit tertentu, jadilah komposit dari limbah batang pisang dan kulit pisang sebagai bahan alternatif industri otomotif kapal maupun pesawat,” jelas Raafi.

Komposit yang berasal dari bahan alami ini diklaim lebih efisien, ringan, tahan api dan kuat, sehingga sebenarnya bisa digunakan untuk industri secara luas.

Sebagai penerus bangsa dengan semangat nasionalisme untuk memajukan negerinya semua pihak harus turut bangga dan menjunjung tinggi atas perjuangan pemuda indonesia yang berbakat seperti mereka.
loading...
Top