Masih Hangat : Pro Kontra Nikah Muda. Pertimbangin deh..



Menikah memang anjuran dalam islam. Selain itu memang kodratnya manusia berpasang-pasangan. Wajar memang jika ada yang berpikir banyak yang harus dipersiapkan sebelum menikah. Namun ada juga yang berpikir lebih indah jika menuju jalan yang dia rasa ini adalah jalan yang Allah diberikan kepadanya.

Pro dan kontra wajar memang terjadi, apalagi tentang pernikahan. Topik yang sangat wajar diperdebatkan dan dibahas.

BACA JUGA : Ya Allah, Anak Pacaran Orang Tua yang Menanggung...

Pro Menikah Muda

Di usia muda, wanita lebih enerjik. Mengurusi pekerjaan, urusan rumah tangga, suami dan anak-anak bisa dilakukan dengan penuh semangat.

Wanita muda belum terlalu banyak pengalaman hidup dan pemikirannya juga masih polos sehingga secara psikologis lebih tidak terbeban. Segala tanggung jawab rumah tangga bisa dilakukannya tanpa berpikir macam-macam.

Add caption


Kondisi kesehatan wanita biasanya paling baik saat dia berada di usia muda sehingga lebih tidak berisiko untuk melahirkan. Selain itu, interval kelahiran anak juga lebih bisa diatur karena tidak terbatas oleh umur.

Wanita muda memiliki lebih banyak orang di sekelilingnya. Teman-temannya masih segar dalam ingatan, orang tuanya juga masih belum lanjut usia, apalagi jika nenek dan kakeknya masih sehat. Semakin banyak orang yang mendampingi, semakin banyak orang yang bisa dijadikan konsultan dalam pernikahannya.

Kontra Menikah Muda


Berikutnya, Anda juga harus menyadari kerugian dan akibat buruk yang biasa terjadi pada pasangan yang menikah muda.



Para wanita muda yang tidak bisa mengatasi urusan rumah tangga dan pekerjaannya akan lebih mudah mengalami depresi sehingga banyak yang berakhir dengan pernikahan tidak bahagia, depresi bahkan bunuh diri.

Menikah muda membuat wanita memiliki waktu yang tidak banyak untuk mengenal dirinya sendiri dan orang lain, sehingga kemungkinan bersama 'pria yang salah' akan semakin besar. Pengalaman di usia 20-an tahun akan membentuk wanita untuk lebih dewasa dan lebih tahu mana yang paling baik untuk dirinya.

Kehidupan berkeluarga membuat seseorang harus bekerja keras mengumpulkan uang. Wanita muda harus mengorbankan masa mudanya untuk bekerja keras sementara teman-temannya mungkin masih sibuk bersenang-senang.

Memiliki anak di usia muda membuat wanita harus mengorbankan karirnya untuk mengurus anak. Seringkali hal ini membuat wanita merasa menyesal dan tidak puas.

BACA JUGA : Bocoran dari Allah Nih! Siapa Sih Jodoh Kamu Itu..

Ya, kalau begini sekarang kembali ke masing-masing pribadi. Semua ada baik dan buruknya. Pasti jika sudah dewasa sudah bisa berpikir bijaksana dan mengambil keputusan bagi hidupnya ke depan. Semoga kita dituntun Allah ke jalan yang benar. Aamiin..
loading...
Top