Lima Tahun Berdiri, Relawan Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku Dapat 3,8 Ton Paku di DKI



Selama lima tahun menjalankan aksinya, Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku alias Saber Community telah mengumpulkan 3,8 ton paku dari jalanan. Rata-rata para anggota komunitas ini mampu menyaring 6 Kg paku per harinya.

Pada hari berdirinya komunitas itu, mereka menggelar semua temuannya di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (7/8). "Kita dari awal resmi tanggal 5 Agustus 2011, mulai aktif 2010 sudah dapat hampir 4 ton," kata Pendiri Saber Community, Siswanto kepada merdeka.com.

Siswanto mengaku, kini anggota komunitasnya hanya berjumlah 40 relawan. Selama menjalani aksi, dia menegaskan tidak mendapat bayaran.Seperti yang dilansir dari merdeka.com para anggotanya mau melakukan aksi ini lantaran mereka miris banyaknya ranjau paku selama ini.

Baca Juga : Malam Mencekam, Satu polisi tewas dalam bentrok lawan Satpol PP di Makassar

"Kita ini pekerja semua, saat ini ada 40 orangan relawan kita. Kita ini relawan yang tidak dibayar, niat kita baik untuk masyarakat," ungkapnya.

Selama ini, dirinya akui jumlah anggota Saber Community berkurang. Sebab, untuk melakukan ini tidak mudah. Maka itu, dia menyarankan bagi masyarakat ingin bergabung harus dimulai dengan niat ikhlas.

"Jadi kalau tidak dengan hati yang ikhlas agak susah, kalau mungkin semua relawan kita kuat (hatinya) mungkin sudah ada sekitar 70 hingga 80 orang. Kita sebutnya 'Muntaber' atau mundur tanpa berita, enggak kuat tiba-tiba hilang. Soalnya kita enggak ada yang bayar (gaji)," jelasnya.

Dalam melaksanakan tugas, lanjutnya, setiap anggota wajib mempunyai magnet sendiri. Itu harus dimiliki sebagai satu-satunya senjata tim Saber Community selama ini. "Di motor selalu ada magnet, semua saber ada magnet. Kita buat sendiri dan modal sendiri," pungkasnya.

Dia menceritakan, para anggota komunitas biasanya mencari paku sejak subuh sebelum masuk kerja. Mereka biasanya membuat tim berisi dua hingga lima orang. Tiap tim tata-rata bisa mendapat 3 Kg hingga 6 Kg paku di jalan selama dua jam.

"Kalau mau berangkat kerja dan pulang kerja saya mencari paku. Pagi habis subuh sampai pukul 07.00 WIB dapat 3 Kg, malam dari pukul 21.00 sampai 00.00 WIB 3 Kg, dapat 6 Kg sehari. Itu tiap hari dapat 6 Kg, dan itu untuk satu tim Saber," terangnya.

Top