[KISAH] Cara Sederhana, MEMANDANG NASIB dan Memahami Kehidupan


Sebuah kisah yang akan mengetuk pintu hati kita. Bacalah hal ini dengan seksama, dan anda akan tersadar bila selama ini kurang bersabar dan tidak memandang nasib sebagai suatu hal yang dipantaskan untuk kita.

Pelajaran Tauhid  yang sangat bernilai.

Dahulu kala, ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat cantik dan gagah.

Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu dan menawarkan harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-temannya menyayangkan dan mengejek karena dia tidak menjual kudanya.

Keesokan harinya, kuda itu hilang dari kandangnya.

Maka teman-temannya berkata : "Sungguh jelek nasibmu, padahal kalau kemarin kamu jual, kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang."

Si petani miskin hanya diam saja tanpa komentar.

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali, bersama 5 ekor kuda liar lainnya.

Lalu teman-temannya berkata : "Wah..! Beruntung sekali nasibmu, ternyata perginya kudamu membawa keberuntungan."
Si petani  tetap hanya diam saja.
Anda dapat juga membaca kisah Habibie dan Ainun. Disini.

Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda baru mereka terjatuh dan kakinya patah.
Teman-temannya berkata : "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah."
Si petani tetap diam tanpa komentar.

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan.

Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis : "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami.."

Si petani kemudian berkomentar :
"Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek.
Semuanya adalah suatu rangkaian proses yang belum selesai.
Syukuri dan terima keadaan yang terjadi saat ini.
Apa yang kelihatan baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok.
Apa yang buruk hari ini belum tentu buruk untuk hari esok.
Tetapi yang pasti, ALLAH paling tahu yang terbaik buat kita.
Bagian kita adalah, mengucapkan syukur dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki ALLAH di dalam hidup kita ini.
Jalan  yang dibentangkan ALLAH belum tentu yang tercepat, bukan pula yang termudah. Tapi sudah pasti yang terbaik."

Sungguh pemahaman yang dalam, selama kita masih percaya kalo Allah selalu menyertai perjalanan kita. Kita tidak perlu khawatir, karena Allah tahu hal apa yang terbaik buat kita. Hal yang pertama dan terutama adalah iman kita. Apapun yang kita hadapi selama kita masih punya iman maka segalanya akan segera berlalu dan diberikan solusi yang terbaik olehNya.
Top