[KETERLALUAN] Pemukul Guru SMKN 2 Makassar Malah Tertawa, Saat Didatangi Ratusan Siswa



Ratusan Siswa dan guru datang ke Mapolsek Tamalate, Jl Danau Tanjung Bunga, Kamis (11/08/2016). Mereka ke kantor polisi dalam rangka memprotes kelakuan Adnan Achmad yang telah menganiaya Dasrul, Guru Mata Pelajaran Arsitektur SMKN 2 Makassar.

Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Makassar, Ahmad, pihaknya sangat menyesalkan sikap orangtua siswa itu.

"Tadi kami ketemu dengan tersangka. Saat di tanya-tanya justru dia (Adnan) hanya ketawa-ketawa," kata Ahmad di Mapolsek Tamalate.

Ahmad turut hadir dalam rombongan siswa dan guru SMKN 2 Makassar. Dia ikut memrotes kelakuan Adnan yang memukul guru setelah anaknya ditegur, kemarin.

Kejadian selengkapnya dapat anda baca di :

- Ortu Penganiaya Guru SMKN 2 Makassar, Hampir Dikeroyok Massa
- Ini Pengakuan Langsung Dasrul, Guru SMKN 2 Makassar yang Dihajar Orangtua Siswa
- Setelah Aniaya Guru SMKN 2 Makassar, Adnan Achmad Ngaku Wartawan, Terus?

Ahmad menilai, penganiaya guru SMKN 2 Makassar itu nampak bangga didatangi banyak siswa. "Dia kelihatan bangga. Tidak ada penyesalan sedikit pun dari wajahnya," jelasnya dikutip dari rakyatku.com.

Lantaran sikap Adnan itu, PGRI Makassar menjamin pihaknya akan mengawal kasus yang menimpa Dasrul hingga tuntas. "Tidak ada ampun. Kita akan kawal kasus ini sampai tuntas," kata dia.

Tak merasa bersalah sedikitpun, malah Adnan si penganiaya guru merasa bangga dirinya terkenal. Memang orang seperti ini harus diberikan hukuman yang setimpal agar tahu diri. Karena peringainya yang buruk, anakpun juga demikian. Semoga pihak yang berwajib dapat memberikan hukuman yang berat baginya, agar dia tak semena-mena terhadap orang lain.

Top