Jangan Tinggalkan Anak Sendirian di Rumah! Jika Anda Tak Bisa Lakukan 7 Hal Ini


Memang kita harus mengajari si kecil untuk mandiri, seperti ada kalanya hal-hal yang mendesak memaksa kita untuk meninggalkan si kecil sendirian di rumah. Entah itu saat ada keluarga yang sakit, tetangga yang memerlukan bantuan, sementara tak ada orang yang bisa diserahi tanggung jawab untuk menjaga anak kita di rumah. Sungguh pilihan yang sulit bukan? Sedangkan membawanya ikut serta dengan kita, risikonya juga besar. Misalnya tertular penyakit atau justru membuat ruang gerak kita untuk melakukan tindakan cepat jadi terhambat. Mengajari anak agar berani dan bisa berada dirumah sendirian tanpa bantuan orang lain memang susah.

Tapi bagaimanapun disaat seperti itu, satu-satunya pilihan adalah meninggalkannya sendiri di rumah. Tentu banyak kekhawatiran dan rasa tidak tega, "Bagaimana jika terjadi sesuatu padanya saat saya tidak di rumah?". Tetapi, pada usia tertentu, melatihnya bertanggung jawab atas dirinya sendiri saat Anda tak ada di rumah, adalah hal yang baik. Lalu, bagaimana seharusnya meninggalkan anak sendirian di rumah, sesuai usianya? Berikut petunjuk yang kami lansir dari scarymommy.com:

1. Di bawah usia 7 tahun : sebaiknya tidak ditinggalkan seorang diri di rumah.
2. Usia antara 8 s/d 10 tahun : Maksimal ditinggalkan sendirian di rumah lebih dari 1,5 jam dan hanya siang atau sore hari.
3. Usia antara 11 s/d 12 tahun : Maksimal ditinggalkan sendirian di rumah hingga 3 jam. Jangan meninggalkannya lebih dari jam 7 malam.
4. Usia antara 13 s/d 15 tahun : Bisa ditinggalkan tanpa pengawasan, tetapi tidak sampai tengah malam.

Baca Juga : 3 Kata Ajaib Ini, Dapat Merubah Perilaku Anak Anda. Buktikan!

Untuk menjaga keamanan anak-anak, berikut tips yang harus Anda ingat :
1. Pastikan anak-anak hafal nama lengkap, alamat lengkap dan nomor telepon orang tua.
2. Tulis daftar hal-hal darurat seperti nomor telepon orang tua, kerabat, tetangga, polisi, pemadam kebakaran, rumah sakit.
3. Beritahukan ke tetangga jika Anda meninggalkan anak sendirian di rumah agar mereka bisa ikut mengawasi.
4. Telepon anak Anda setiap 1 jam sekali saat Anda meninggalkan rumah.
5. Tunjukkan bagaimana cara mengunci jendela dan pintu rumah.
6. Beritahukan kepada si kecil agar tidak keluar rumah tanpa ijin saat Anda sedang tidak di rumah.
7. Ajarkan pada anak tentang boleh atau tidaknya menyalakan peralatan elektronik dan kompor saat Anda tidak berada di rumah.

Meninggalkan anak pertama kali di rumah sendirian, meski hanya beberapa jam, tentu memberikan perasaan khawatir pada orang tua. Tetapi sesekali Anda perlu tega melakukannya, karena hal ini dapat melatih keberaniannya dan memberikannya pelajaran tentang tanggung jawab. Semoga bermanfaat dan share untuk kelurga lainya agar tidak ceroboh dalam meninggalkan anak sendirian dirumah.
Top