Hm, Ternyata Peta yang Kita Pelajari Selama Ini Salah.. Waduh!!



Siapa yang tidak tahu apa itu peta. Dulu semasa sekolah pasti diwajibkan untuk menggambar peta, entah Indonesia atau negara-negara lainnya. Tapi tahu gak peta yang kalian gambar atau jiplak selama ini SALAH!!

Hm, peta yang biasa kita lihat ternyata tak berbentuk bagaimana semestinya daratan tersebut berbentuk. Hal ini masuk akal, dikarenakan Bumi sebenarnya bulat dan peta dipaksakan untuk berbentuk dua dimensi. Dari sinilah ketidak akuratan muncul, di mana peta datar dua dimensi yang disebut "Proyeksi Mercator" ini membuat beberapa ukuran negara jadi terlihat lebih besar.

BACA JUGA : Ini Dia, Fitur yang Dirahasiakan Instagram, Dijamin Gak Banyak yang Tahu

Coba bayangkan, Bumi yang bentuknya bulat ini membuat berbagai negara mustahil untuk diperlihatkan dalam bentuk dua dimensi. Tentu berbagai daratan yang ada di Bumi punya ragam bentuk seperti bentuk dan tekstur. Bentuknya antara lain berbentuk hati atau bahkan berbentuk kerucut. Namun peta Mercator yang sudah populer sejak abad ke 16 ini, membuat kita punya asumsi yang salah terhadap luas suatu negara. Asumsi ini makin kacau jika di peta kita melihat wilayah yang makin dekat dengan kutub Bumi.



Kita ambil sebagai contoh ya. Perbandingan ukuran Inggris, Selandia Baru, Madagaskar, dan Sumatera 2016 Merdeka.com
Contoh lain adalah Alaska yang di peta terlihat cukup besar. Namun kenyataannya, Brasil punya luas lima kali lebih besar ketimbang Alaska. Serta Rusia yang terlihat sebagai negeri yang sangat besar, namun kenyataannya Afrika jauh lebih besar dari Rusia.

Hal ini memperlihatkan bahwa makin mendekati kutub, bentuk sebuah negara di peta akan 'melar' dan terlihat makin luas. Padahal sebenarnya tidak. Ukuran-ukuran asli sebuah negara bisa Anda lihat di situs ini.

Nah sekarang sudah tau kan penjelasannya, semoga bermanfaat ya.
loading...
Top