Harga Rokok Naik, PT Gudang Garam Dengan Tegas "Ada Kelompok Tertentu Sebarkan Wacana ini"



Betapa tidak membuat semua masyarakat beradu pendapat, karena wacana kenaikan harga rokok ini. Banyak warung-warung yang membeli stock rokok lebih banyak di pasar. Dan media massa tak hentinya meliput berita terupdate tentang wacana kenaikan rokok ini.

Hingga salah satu perusahaan rokok yang terbesar di Indonesia ini, ikut angkat bicara. PT Gudang Garam meminta pemerintah tidak ikut membuat panas wacana.

Karena masyarakat sudah dibuat gaduh dengan wacana kenaikan harga rokok 50 ribu Rupiah per bungkus. Banyak beredar berbagai kabar di media sosial, bahkan sampai daftar harga palsu di pengecer modern. Ternyata wacana bukan inisiatif dari pemerintah, kata Kasubag Humas PT Gudang Garam, Iwhan Tri Cahyono dikutip dari merdeka.com.

Masih menurut Ihwan, pihaknya mengakui ada kelompok tertentu menyebarkan wacana tersebut. Apakah sekedar mengurangi perokok di Indonesia, atau membunuh industri hasil tembakau, maupun tujuan lain.

Kami yakin pemerintah dan semua pemangku kepentingan akan bijak menanggapi kabar-kabar yang bersifat agitatif dan mengadu domba seperti ini. Marilah kita semua menjaga situasi yang kondusif untuk membangun negeri, tambahnya.

Baca Juga : Hmmm, Naiknya Harga Rokok Ternyata Bukan Tentang Mengurangi Perokok di Indonesia, Tapi.......

Bahkan dikutip dari merdeka, di beberapa toko di daerah pedesaan Kabupaten Kediri kabar kenaikan harga rokok ini membuat pengecer menaikkan harga hingga 100 persen dari harga dasarnya.

Misalnya rokok putih GG Mild biasa dijual Rp 13.400 dinaikkan menjadi Rp25 ribu. selanjutnya, Sampoerna Mild yang biasanya dijual Rp 18.000 menjadi Rp 30.000.

Wah, belum ada harga pasti bahwa rokok naik dari produsen. Malah ditoko-toko sudah duluan dinaikkan?
Top