“FILTER ROKOK Ditukar Dengan Yang Lebih Berbahaya” Ucap Pekerja Rokok, Perokok Wajib Tahu!!

Rokok memang sangat berbahaya bagi tubuh manusia, karena zat yang merusak serta zat yang membuat orang tersebut ketagihan untuk mrokok. Ada dua jenis rokok yang dipasarkan yaitu yang mengandung filter dan tanpa filter. Tapi Tahukah Kamu jika rokok sekarang lebih berbahaya dari Rokok beberapa tahun yang lalu?.



BACA JUGA: WOW! Seperti Inilah Jadinya Jika Peluru Ditembakkan Kedalam Air!

Seperti yang dikutip dari Instagram Indozone, Seseorang pekerja pabrik rokok membeber-beberkan rahasia yang mungkin saja akan buat semuanya perokok berpikir 2 kali lagi untuk merokok! Kebanyakan orang tahu kalau rokok bisa mengakibatkan kerusakan badan, namun biasanya mereka cuma tahu bahaya nikotin yang terdapat dalam tembakau, namun mereka tidak tahu bila toksin pada rokok sesungguhnya terdapat didalam "filter"nya.

Di bawah ini adalah kesaksian dari pekerja salah satu pabrik rokok:

Seseorang rekan dari perusahaan tembakau berkata banyak perusahaan rokok menaruh rahasia di balik filter sepanjang 10 tahun! Dia berkata bila rokok tidaklah barang yang layak dihisap oleh manusia. Bila kamu sayang kesehatanmu, maka berhentilah saat ini!

Rekan ini dengan jujur berkata, "Tahukah kalian? Usaha tembakau ini mau menekan rendah modal dan menukar filter yang digunakan. Filter yang digunakan dahulu tidak akan mengakibatkan kerusakan penghisapnya namun begitu mahal. Namun filter yang digunakan sekarang terdapat satu zat yg tidak tampak mata, saat zat ini masuk kedalam paru - paru kita, dia tidak akan pernah keluar lagi!"

Filter jenis ini memiliki kandungan banyak zat yang sesungguhnya tak bisa dipakai sebagai filter. Beberapa pekerja pabrik rokok jadi korbannya! Mereka kerap alami pusing, mual-mual serta muntah, namun perusahaan tutup rapat rahasia ini. Rokok memang berbahaya, tapi ditambah lagi dengan filternya yang lebih brbahaya akan mempercepat kematianmu.

sayangilah dirimu beserta orang disekitarmu dengan Berhenti merokok. Semoga bermanfaat.

loading...
Top