Data TERBARU, Sebanyak 360.000 Sarjana Nganggur . Sungguh Miris


Sebuah tamparan keras bagi perguruan-perguruan tinggi seluruh Indonesia. Saat ini jangankan seorang dengan lulusan tingkat Sekolah Menengah Atas, para Mahasiswa yang bergelar S1 pun saat ini sulit mencari pekerjaan yang layak. Bahkan tak sedikit para sarjana ini rela bekerja kasar demi mendapatkan gaji.

Harapan yang salah dari para sarjana muda, bahwa perguruan tinggi memiliki kemampuan mencetak lulusan yang siap kerja, hal ini malah menjadikan para sarjana ini hanya fokus pada pencarian kerja tapi tidak berpikir bagaimana menciptakan sebuah lapangan pekerjaan. Pasalnya, data menunjukkan saat ini banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan alias menganggur.

Koordinator Humas Universitas Bunda Mulia (UBM) Susi Mardiati mengatakan, berdasarkan data terbaru menunjukkan lebih dari 400.000 lulusan sarjana S-1 menganggur. Alhasil, kondisi tersebut menjadi tugas berat perguruan tinggi.

"Mencetak individu berprestasi tidak mudah karena pada masa kuliah itu merupakan masa di mana individu mencari jati dirinya, mendapatkan kebebasan untuk mengambil keputusan, mengatur waktu, mencari relasi, hingga mempersiapkan bekal untuk terjun ke dunia industri," tuturnya dikutip dari mediapribumi.com.

Susi mengatakan, kampusnya merupakan perguruan tinggi swasta yang telah mencetak banyak generasi muda berprestasi yang terbukti siap pakai di dunia industri.

Dia menambahkan, mahasiswa berprestasi adalah individu yang siap menghadapi tantangan global dan tuntutan dunia industri. "Prestasi dicapai dengan  pengembangan mahasiswa sehingga dapat memacu potensi  akademik dan non-akademik mereka," tuturnya.
   
UBM merupakan perguruan tinggi swasta yang masuk ke dalam 50 Promising Indonesian Universities versi Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN PT). UBM juga masuk PTS Unggulan Kategori Tata Kelola dan Pembelajaran 2014 Tingkat Kopertis III DKI Jakarta.

Tapi bila dinilai lebih jauh, sebenarnya kita tidak hanya mempermasalahkan bagaimana kualitas sebuah universitas itu sendiri. Memang hal ini akan berpengaruh pada para sarjana saat mereka lulus dan berada di dunia kerja. Namun lebih baiknya bila universitas yang ada di Indonesia ini lebih fokus untuk pengembangan kualitas para sarjana agar bermental wirausaha.
loading...
Top