Cinta Itu Menjaga, Nafsu Terburu-buru. Menjaga Dalam Pernikahan, Atau Buru-buru Ngajak Pacaran??



Memang benar-benar hebat mereka yang menjaga perasaannya dan sungguh kuat mereka yang bisa mengendalikan hawa nafsunya.

BACA JUGA : "Pendidikan Tinggiku untuk Kamu dan Anak-anak Kita Nanti"

Tidak semua cinta itu benar-benar cinta, pun tidak semua cinta adalah nafsu dan banyak yang bernafsu tapi tidak cinta.

Kalau lebih mengedepankan nafsu, cinta mudah pudar dan sirna. Jika mengedepankan cinta dan kasih sayang, maka nafsu akan membututinya dan cinta akan tetap bersemi, dalam catatan harus halal dan bukan maen curi.



“Dek, I love you,” besok harinya ia bilang, “I hate you, Dek,” humm, mungkin ini yang dikatakan mengedepankan nafsu, atau ia hanya main-main saja, oh cinta dan permainan, sungguh nafsu tanpa cinta hanyalah buat main-main saja.
“Menikah? Serius nggak? Kuliah saja belum kelar, udah ngajakin nikah.”

Tergesa-gesa, ngajakin nikah, nikah nggak jadi malah pacaran dipublikasi. Sebenarnya, itu ngajakin nikah atau ngajakin pacaran?. Tak perlu basa-basi, kalau memang merasa diri sudah mampu lahir dan batin, ya laksakanlah secara syar’i. Kalau hanya banyak janji, lama-lama basi. Ngerti nggak si?

BACA JUGA : Ingat! Hindari Menikah Pada Hari-hari Ini, Berikut Penjelasannya

Jodoh., tidak ada yang tahu. Hanya Allah lah yang tahu, kalau memang ditakdirkan bersama, kau dan aku pasti akan ke KUA.  Semoga yang ingin segera didekatkan bisa lekas dipenuhi Allah, namun jika belum bersyukurlah, Allah punya rencana lain yang jauh lebih indah.
Top