Menjawab Atas Netizen yang Kontra Terhadap Pernikahannya, Begini Kata Alvin Faiz



Pernikahan dini Muhammad Alvin Faiz ini mendapat banyak perhatian para netizen. Hal ini karena Alvin Faiz masih 17 tahun dan belum lulus SMA.

Kemudian kisah pernikahan putra sulung Ustadz Arifin Ilham ini, banyak timbulkan pro dan kontra yang meliputinya. Ada sebagian yang setuju dan mengagumi kisah Alvin dan Larissa, ada juga yang berpendapat jika usianya terlalu muda untuk memulai sebuah rumah tangga.

Baca Juga :Disebut Bego Hingga Masuk Agama Teroris, Larissa Chou Tetap Menjadi Mualaf

Atas kritikan pedas dan tajam kepadanya, Alvin cukup santai menanggapinya. Ia tak ingin menyalahkan beragam komentar pedas dan kritik yang masuk di kolom komentar Instagramnya, karena ia merasa bahwa pendapat mereka sebagian benar.

A video posted by Muhammad Alvin Faiz (@alvin_411) on

"Saya tidak menyalahkan beberapa kritik atau komentar pedas. Karena dari sebagian dari pendapat mereka itu benar, 17 tahun masih labil lah atau apa. Karena tidak semua umur 17 tahun harus menikah, nggak. Karena ada 17 tahun masih kekanak-kanakan atau dari segi ekonomi, misalnya" tuturnya dikutip dari kapanlagi, Jumat (12/8) kemarin.

Namun, ia tak akan segan menegur netizen yang berkomentar sedikit ngawur atau keluar batas. "Saya juga menegur (netizen) di Instagram (yang menuduh saya) mengkampanyekan nikah muda. Saya mau ah seperti Alvin menikah muda menghindari zina. Tapi nggak ada persiapan, nggak ada kematangan mental. Apalagi persiapan ekonomi yang paling penting. Dengan dalih menghindari zina saja itu salah. Harus ada ikhtiar, harus ada usahanya," tegasnya.

Alvin tentu saja punya persiapan khusus sebelum menikahi Larissa. Selain berdakwah, ia juga banyak menerima endorse yang hasilnya cukup lumayan. Nggak hanya itu, ia juga berdagang secara online ataupun offline. Ia merasa cukup pede untuk melamar wanita yang dikenalnya setahun lalu itu.



"Saya sampaikan kepada yang kontra terhadap saya. Saya bukan memprovokator semua orang untuk mencontoh saya. Saya lebih mencontohkan ini kisah cinta yang sesungguhnya di Islam. Saya juga mencontohkan nikah muda ini tidak mutlak atau nggak bisa. Bisa, tapi dengan persiapan yang matang," tandasnya.

Nah, begitu Alvin Faiz menjawab. Pernikahan ini ia lakukan karena Alvin merasa sudah cukup mampu secara materi dan sudah matang dari segi pemikiran dan ilmu.
Top