Alasan Mengejutkan Arab Saudi Memisah Rumah Sakit Laki-laki dan Perempuan

Kita tahu Negara Arab Saudi adalah Negara Islam. Dan kita pun juga tahu jika Islam tidak memperbolehkan laki-laki dan perempuan yang bukan mukhrimnya bersama, Seperti pada rumah sakit yang di pisah disana. Tapi sebenarnya bukan itu maksud pemerintah memisah rumah sakit disana.



BACA JUGA: Sus*ku Cilik Pokok Sehat, Kesal Inul Daratista Mengenai Banyaknya Iklan Pembesar Payudara

Seperti yang dilansir dari Instagram Indozone, Arab Saudi memutuskan untuk melarang mencampur laki-laki dan perempuan dalam satu rumah sakit dan klinik, menyusul sejumlah laporan penganiayaan terhadap kaum hawa. Larangan ini akan segera laksanakan mulai pekan kedua Agustus 2016.

Inspektur pengawas dari Kementerian Kesehatan akan memulai kunjungan tetap ke beberapa rumah sakit yang selama ini dianggap membiarkan percampuran lelaki-perempuan bukan muslim. Para pejabat pun bahkan disarankan membuat sekat jika memang diperlukan agar kaum laki-laki dan perempuan tidak bertemu.

Seperti dikutip dari laman Emirates247, surat kabar lokal di Ibu Kota Riyadh memberitakan Pangeran Mohammed bin Nayef sendirilah yang memutuskan larangan ini dalam segala bentuk percampuran laki-laki dan perempuan di rumah sakit pemerintah dan swasta, termasuk klinik kesehatan.

Kerajaan Petro Dollar itu mengklaim kebijakan ini mengakomodasi permintaan pasien perempuan dari pelbagai wilayah karena adanya satu ruangan bukan muhrim.

"Maraknya keluhan masyarakat terkait penganiayaan membuat kaum hawa resah sehingga menuntut adanya pemisahan bukan muhrim," tulis koran tersebut. Tak hanya itu, kabarnya Para perawatpun juga bakal di pisah juga.

Nah, bagaimana guys? Apakah menurutmu system ini juga perlu diterapkan di Indonesia?
loading...
Top