WASPADA : Abu Vulkanik dan Sinar Api di Gunung Bromo Semakin Meningkat

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 01 Jun 2016



WASPADA : Abu Vulkanik dan Sinar Api di Gunung Bromo Semakin Meningkat
Gunung Bromo

Gunung Bromo yang terletak di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo ini,  kini aktivitasnya terus meningkat dengan mengeluarkan abu vulkanik. Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau kepada warga masyarakat sekitar kawasan Gunung Bromo  dan pengunjung agar berhati-hati.


Dari hasil pengamatan PVMBG di pos pantau menurut informasi yang dilansir sindonews.com, aktivitas Gunung Bromo cenderung meningkat. Meski status Gunung Bromo masih di level dua atau waspada, namun gunung ini terus erupsi.

Dalam tiga hari terakhir, Gunung Bromo terus keluarkan abu vulkanik, dalam intensitas sedang hingga ringan. Sehingga pedesaan disekitar gunung terkena paparan abu vulkanik, antara lain Dusun Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, dan Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber.

Kadang terdengar suara gemuruh dan dentuman dan pada Selasa (31/5) malam, teramati adanya sinar api yang keluar dari kawah Gunung Bromo. Meski begitu, warga tampak tidak terganggu dan masih tetap beraktivitas seperti biasa.


Pihak PVMBG mengimbau kepada warga masyarakat terdekat gunung dan para pengunjung agar benar-benar mentaati rekomendasinya dan  tidak berada dalam zona bahaya atau masuk dalam radius satu kilo meter dari bibir kawah.

Dikarenakan material belerang, abu vulanik, dan pasir masih saja keluar dari kawah gunung ini dan masih terdengar dentuman  gunung yang sangat berbahaya bagi warga dan wisatawan yang memasuki zona bahaya.

Walaupun akitivitas  Gunung  cenderung meningkat,  wisata Gunung Bromo masih aman dan siap dikunjungi wisatawan asal mereka mentaati rekomendasi PVMBG agar tidak memasuki zona bahaya, apalagi mendaki ke kawah.

Bagi anda yang ingin berwisata ke gunung Bromo, berhati – hatilah dan taati peraturan yang telah dibuat. Atau anda bisa menunda dan berwisata ke tempat lain.

SHARE ARTIKEL