NGERI : Disini Mereka Tembakan Meriam, Sebagai Tanda Waktu Buka Puasa

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 07 Jun 2016

NGERI : Disini Mereka Tembakan Meriam, Sebagai Tanda Waktu Buka Puasa
Menembakan meriam, menjadi tradisi di Arab
Pernahkah anda berfikir, dulu sebelum ada jam bagaimana kakek nenek kita bisa menentukan waktu berbuka. Ataukah anda pernah bertanya kepada kakek nenek anda ? Dihampir seluruh kota di Arab, sebelum ditemukan jam dan teknologi canggih lainnya, menembakkan meriam merupakan cara untuk menginformasikan waktu berbuka puasa kepada masyarakat.

Menurut para sejarawan, kebiasaan tersebut berawal dari abad ke-10 Mesir, sewaktu khalifah Fatimid memimpin, ia memerintahkan menempatkan sebuah meriam di Bukit Muqatam Kairo sehingga seluruh muslim dapat mendengar waktu berbuka puasa.

Baca Juga : PINTER BANGET : VIDEO Kucing Ini Ngerjain Ular Yang Masuk Rumah.

Tetapi Ramadhan kali ini, bukan karena tidak ada jam di Arab. Namun untuk menghormati tradisi, polisi menempatkan 9 buah meriam di beberapa tempat di Shrajah, Uni Emirat Arab, yang akan ditembakkan ketika waktu berbuka puasa tiba.

Dikutip dari Khaleej Times, Selasa (7/6/2016) Kepala Kepolisisan Sharjah, Brigadir Said Al Zeri, mengatakan bahwa polisi telah menjalankan tradisi tersebut selama beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari komitmen sosial mereka untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional Arab.

Baca Juga : SIA – SIA SAJA : Bila Proses Melahirkan Mudah, Hamil Di Luar Nikah, Berikut Ini Dijelaskan

"Dua tembakan menandai awal Bulan Ramadan, sementara sebuah tembakan menandai waktu berbuka puasa," ujar Brigadir Al Zeri.

Meriam tersebut telah dipasang di Al Jerain, Masjid Al Nour di Al Majaz, Mugadiar Square, distrik Al Talla, Masjid Al Barrab bin Azib, Al Mirgab, Masjid Al Bukhari di wilayah timur, Masjid Al Teraif di Kalba, Masjid Shaikh Rashid Al Qasimi di Dibba Al Hosn, dan kantor polisi Al Dhaid.

Setelah meriam tersebut ditembakkan, makanan untuk berbuka puasa dibagikan kepada orang-orang yang menonton pertunjukan tersebut. Kegiatan tersebut juga akan disiarkan langsung di Sharjah TV.

Baca Juga : Seorang Muhammad Ali, Ketika Ditanya Saat Pensiun dari Dunia Tinju, Jawabanya Akan MEMBUAT ANDA KAGUM

Ketua Sharjah Heritage Institute, Abdul Aziz Al Mussalam, mengatakan bahwa menembakkan meriam merupakan tradisi yang masih dipraktikkan di sebagian besar wilayah di Arab, dengan mayoritas penduduk muslim.

Unik ya! Bagaimana ya kalau tradisi di Indonesia, apakah dengan kentongan? Jika penasaran tanyakan kepada bapak ibu atau kakek nenek anda. Karena penulis juga penasaran. Ataukah seperti gambar dibawah ini.(hehehe)

NGERI : Disini Mereka Tembakan Meriam, Sebagai Tanda Waktu Buka Puasa

SHARE ARTIKEL